Masjid Al- Furqon

EDITOR : ADRIAN ZAKHARY

9 Mei 2016, 12:53 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Kubahnya unik berbentuk bawang dengan corak warna- warni, serupa Katedral Santo Basil di  Kompleks Lapangan Merah, Moskwa. Keunikan bangunannya membuat masjid ini dijuluki masjid lollipop atau  masjid aladin. Inilah Masjid Al- Furqon, yang ada di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Al- Furqon berarti pembeda. Sama seperti namanya, masjid yang dikelilingi taman hijau ini terlihat menonjol di antara area lain bandara. Masjid Al-Furqon yang memiliki 2 lantai, dibangun tahun 1989 di atas area berukuran 32x 36 meter.  Arsiteknya Haji Buyung,  terinspirasi dari bangunan di Rusia, seperti Istana Kremlin.

“Kami pengen kubahnya beda, jadi dibentuk seperti lollipop dan lihat juga di buku seperti yang ada di Moskow,” jelas Muhbiarto, Ketua Pengurus Masjid Al- Furqon. Ia menambahkan, arsitek masjid juga menyisipkan ciri khas Minang lewat kehadiran empat menara, jendela, dan pintu kecil ala melayu.

Di dalam bangunan utama masjid, beberapa bagian dinding dihiasi kaligrafi surat Al- Quran. Ada delapan kaligrafi bertulis Surat Yaasiin, masing- masing berukuran 3x4 meter. Lekukan dalam kubah dibuat kaligrafi yang menyerupai kitab suci Al- Quran. Sementara di bagian langit- langitnya terbentang lukisan awan, membuat kesan luas. Jamaah pun dibuat nyaman dan khusuk menjalankan ibadah.

Masjid Al- Furqon bisa menampung 2500 jamaah. Keberadaannya menjadi penyejuk di tengah hiruk pikuk bandara. Juga menjadi wahana spiritual bagi orang- orang yang akan pergi atau baru tiba di gerbang ibukota Jakarta.

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments