hero
Seorang anak bermain lego di dalam rumah di Kelurahan Ketami, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2020). Pemerintah mengimbau masyarakat untuk berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di tempa

EDITOR : OCTOBRYAN

2 April 2020, 14:35 WIB

INDONESIA

Kampanye #Dirumahaja, sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 atau corona penyebab Covid-19 yang ditujukan untuk masyarakat termasuk anak-anak untuk belajar di rumah menimbulkan sejumlah tantangan karena rutinitas orang tua berubah.

Tidak sedikit orang tua yang merasa bahwa hal tersebut membuat pekerjaan di rumah menjadi bertambah lantaran harus bekerja sembari mengasuh serta menjadi guru serba bisa bagi anak-anaknya di rumah.

Melihat fenomena tersebut, Child Protection Specialist Unicef Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio membagi sejumlah kiat yang bisa dicoba untuk diaplikasikan para orang tua kepada anak-anak yang harus belajar di rumah, seperti misalnya;

1Lakukan Kegiatan Bersama

Dua orang anak berjemur bersama orang tuanya di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (2/4/2020). Berjemur di pagi hari merupakan upaya sederhana untuk menjaga kebugaran dan imunitas tubuh guna di tengah pandemi COVID-19. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Rutinitas dan kesibukan orang tua selama bekerja terkadang membuat hubungan anak-orang tua menjadi jauh. Melalui kampanye #Dirumahaja, Astrid berpendapat, hal ini menjadi kesempatan bagus bagi orang tua untuk melakukan kegiatan bersama anak di rumah.

"Ini adalah kesempatan bagi keluarga untuk melakukan kegiatan bersama, makan bersama, beribadah bersama, yang selama ini sulit utk kita lakukan, terutama bagi mereka di perkotaan yang orang tua harus berangkat pagi, pulang malam," ungkap Astrid dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (2/4/2020).

2Siap Menjadi "Guru" di Rumah

Dua siswa belajar seni melipat kertas (origami) bersama ayah mereka di rumahnya di Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/4/2020). Kegiatan belajar seni dari rumah tersebut dilakukan menyusul aturan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan meliburkan sekolah hingga 13 April 2020 mendatang, guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Dengan belajar di rumah, orang tua juga harus siap berperan menjadi guru pengganti untuk anak-anaknya di rumah.

"Selain itu, orang tua juga harus siapkan fasilitas untuk bisa online secara lancar untuk menunjang kegiatan belajar di rumah," jelas Astrid. 

Orang tua juga diharapkan bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga anak tidak merasa bosan, namun merasa senang dan betah untuk belajar sendiri didampingi ibu atau ayahnya. 

3Perluas Akses Pengetahuan Parenting Selama Pandemi

Sejumlah siswa belajar bersama dari rumahnya di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020). Kegiatan belajar dari rumah tersebut dilakukan menyusul aturan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan meliburkan sekolah hingga 13 April 2020 mendatang, guna mengantisipasi penyebaran COVID-19. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Kiat yang tak kalah penting yang dibagi oleh Unicef Indonesia, adalah orang tua juga harus memperluas akses pengetahuan tentang parenting selama pandemi berlangsung.

Menurut Astrid, pengasuhan bisa menjadi cukup melelahkan bagi orang tua karena juga harus mendampingi anak dan siap menggunakan gawai dan internet.

"Tentu itu bisa bikin stressful, apalagi tidak ada yang membantu. Siapa yang bisa membantu kita sebagai orang tua dalam saat ini?" kata Astrid.

Lebih lanjut, para orang tua dapat menemukan berbagai ragam informasi penting dan kiat-kiat lain dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan membuka laman https://covid19parenting.com dari Unicef Indonesia.

Selain itu bisa juga menggunakan layanan Telepon Pelayanan Sosial Anak (TEPSA) Kementerian Sosial RI di nomor 1-500-771 untuk mengakses pengetahuan, informasi, dan bantuan terkait pengasuhan anak di tengah pandemi dengan mudah dan terpercaya.

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments