hero
(NET.CJ Maya Nirmala Sari)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

10 Maret 2020, 11:12 WIB

KAB. KUDUS, INDONESIA

Kudus adalah sebuah kabupaten yang terkenal sebagai kota penghasil rokok kretek terbesar di Jawa Tengah. Di kota ini ada beragam pilihan kuliner yang bisa kamu cicipi kalau berkunjung. Mulai dari soto kudus, garang asem, sampai lentog tanjung. Dijamin kuliner khas daerah ini pasti bakalan bikin lidah kamu bergoyang. Nah, berikut ini tiga makanan khas Kudus yang bisa jadi referensi makan siang:

1. Soto Kudus

(NET.CJ Maya Nirmala Sari)

Kamu pasti udah enggak asing dong sama soto kudus, apalagi kuliner soto satu ini emang udah banyak tersedia di berbagai kota di Indonesia. Kalau ke Kudus, kamu wajib coba soto daging kerbau yang khas karena kuliner ini jadi salah satu yang paling dicari. Warung Sederhana Soto Kudus Bu Jatmi yang ada di Jalan Kyai H. Wahid Hasim Nomor 43, Magersari salah satu yang bisa kamu coba.

Soto kudus di sini tidak menggunakan bihun sebagai isinya, tapi kamu bisa nikmati campuran kol, tauge, nasi, daun seledri, suwiran ayam atau potongan daging kerbau yang tipis. Racikan soto ayam khas ini memakai campuran santan encer dengan tambahan bumbu komplit yang membuat rasanya gurih. Campuran rasa manis dan gurih ditambah taburan toge membuat cita rasa soto ini semakin nikmat dan bikin ketagihan. 

Apalagi kuahnya mengumbar aroma gurih wangi bawang dan kemiri. Dalam satu suapan saja, lidah kamu akan dimanjakan dengan campuran bumbu yang menyatu. Semakin nikmat, kamu juga bisa tambahkan sate paru dan telur puyuh yang bisa kamu pilih sesuai selera. Untuk bisa nikmati soto kudus ini kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp12 ribu saja per porsinya.  

‚Äč

2. Garang Asem

(NET.CJ Rima Arfianasari Desmanto)

Selain soto, kalau ke Kudus kamu juga wajib coba garang asem. Cita rasa gurihnya ayam berpadu dengan kuah asam pedas dijamin bakalan menggugah selera kamu yang merupakan pecinta makanan pedas. Kamu bisa coba menu satu ini di Rumah Makan Sari Rasa, tepatnya di Jalan AKBP Agil Kusumadya Nomor 20.

Rumah makan ini sudah berdiri sejak 40 tahun lalu dan terkenal di kalangan pecinta kuliner sebagai penyaji garang asem yang segar nan pedas. Garang asem bisa digolongkan sebagai sup ayam kampung. Kuahnya berbumbu dasar bawang putih, bawang merah, kemiri, cabe rawit dan tomat hijau. Ada tiga pilihan garang asem yang bisa kamu nikmati yakni garang asem ayam, jeroan dan ceker.

Nikmatnya perpaduan gurih dan asam bakalan bikin kamu ketagihan. Satu porsinya disajikan bersama sepiring nasi putih panas, pas banget dimakan saat musim hujan. Kamu cukup mengeluarkan Rp23 ribu per porsi dan kamu sudah bisa nikmati kelezatan garang asem ini.

 

3. Lentog Tanjung

(NET.CJ Agus Setiyo Utomo)

Ada lagi kuliner yang wajib kamu coba kalau mampir ke Kudus, yaitu lentog tanjung khas Kudus. Lentog secara harfiah artinya adalah lontong. Dulu, penjualnya berasal dari Desa Tanjungkarang (Tanjung), makanya menu ini dinamakan lentog tanjung. Yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang besar.

Biasanya lentog tanjung dinikmati sebagai menu sarapan yang terdiri dari 3 bahan utama, ada lontong yang dipotong kecil-kecil, sayur gori atau nangka muda dan lodeh tahu. Lentog Tanjung terdiri dari dua kata, yaitu lentog dan tanjung.

Lentog atau yang biasanya disebut lontong adalah sebuah makanan yang yang terbuat dari beras yang dibungkus daun pisang. Sedangkan tanjung (Tanjungkarang) adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Selain rasanya yang gurih, menu satu ini juga mempunyai keunikan tersendiri berupa piringnya yang kecil namun lontongnya sangat besar. Makanan khas pagi itu dulu hanya berasal dari Desa Tanjung Kudus dan dijual di sekitar daerah tersebut yang ramai pada saat hari Minggu atau libur.

Di sajikan di atas piring kecil dengan taburan bawang goreng, membuatnya semakin gurih saat disantap. Selain tampilannya yang sederhana, untuk memakannya juga enggak menggunakan sendok, tapi menggunakan suru alias sendok dari daun pisang.

Tapi kini kamu bisa juga memakai sendok biasa. Kamu bisa nikmati menu ini dengan harga sekitar Rp4 ribu per porsi. Makanan satu ini sangat mudah dijumpai di setiap sudut kota Kudus.

Hampir disetiap warung makan menyediakan menu khas ini, dan enggak susah untuk kita menemukan penjual yang masih mempertahankan bentuk penyajian secara tradisional. Para penjualnya banyak dijumpai di sepanjang jalan protokol dengan menaruh dagangannya di atas trotoar jalan.

ESTHER CRAMER | NET.CJ MAYA NIRMALA SARI | NET.CJ RIMA AFRIANASARI DESMANTO | NET.CJ AGUS SETIYO UTOMO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments