hero
(Lalasport)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

10 Desember 2019, 16:15 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Nama Jorge Lorenzo belakangan ini wara-wiri di jagad media sosial karena kedekatannya dengan Nikita Mirzani. Keduanya bahkan sempat bertemu di Bali beberapa waktu lalu. Selain liburan, Lorenzo juga disebut-sebut ingin membangun bisnis di Pulau Dewata tersebut.

Terlepas dengan liburannya dengan Nikita, kira-kira apa saja yang bisa dikulik dari pria ini? Berikut ulasannya:

1Pensiun & Cedera

Laga MotoGP Valencia 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo di Spanyol Minggu, 17 November 2019 lalu menjadi pertandingan terakhir bagi pebalab asal Spanyol, Jorge Lorenzo. Pria berusia 32 tahun ini harus menerima kenyataan berada di urutan ke-13, jauh dari rivalnya Mark Marquez yang berhasil menjadi juara.

Lorenzo menyatakan akan pensiun dari dunia MotoGP dan memutus kontraknya bersama Repsol Honda selama dua tahun. Dalam konferensi pers yang berlangsung jelang MotoGP Valencia 2019. Penyebabnya adalah rentetan cedera yang dialaminya. Cedera inilah yang membuatnya sudah tidak mampu lagi bersaing dengan pebalap lain, bahkan tidak kuat menahan kondisi fisiknya.

Apa saja cederanya?

  • Retak kaki kanan dan dislokasi dua jari pada MotoGP Aragon 2018.

Dalam pertandingan MotoGP Aragon akhir September 2018 lalu di tikungan pertama, posisi Lorenzo berada di belakang Marquez. Menurut Lorenzo, Marquez telat melakukan pengereman serta menghalanginya di tikungan tersebut, akibatnya Lorenzo memilih untuk melebarkan jarak.

Sayangnya, karena Lorenzo tidak ingin disalip pebalap lain, Lorenzo memilih untuk mempercepat laju kuda besinya. Na’as ban belakang motornya tak dapat dikendalikan, sehingga membuat Lorenzo terpental dan kecelakaan. Akibatnya kaki kanannya mengalami keretakan dan dua jarinya mengalami dislokasi.

  • Retak tulang panjang di atas ibu jari kaki kanan, serta dislokasi jari kaki pada MotoGP Thailand 2018.

Dalam sesi latihan bebas kedua di Sirkuit Buriram jelang MotoGP Thailand 2018, Lorenzo mengalami kecelakaan hebat di tikungan ketiga. Kecelakaan ini justru memperparah cedera Lorenzo yang diperoleh saat MotoGP Aragon lalu. Akibat kecelakaan ini, Lorenzo harus rela tidak berlaga di MotoGP Thailand 2018.

  • Cedera tangan kiri pada MotoGP Jepang 2018.

Saat melakukan sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Motegi jelang MotoGP Jepang 2018 pertengahan Oktober 2018, hanya sanggup berlatih selama 5 menit di lintasan lalu kembali ke garasi, penyebabnya adalah pergelangan tangan kirinya yang cederabelum siap untuk berlaga. Akibatnya Lorenzo mundur dari MotoGP Jepang 2018 guna pemulihan dirinya.

  • Retak tulang telapak tangan kiri di Italia pertengahan Januari 2019.

Dua hari jelang pengumuman tim baru Repsol Honda untuk MotoGP 2019 di Verona Italia, Lorenzo mengalami kecelakaan saat sesi latihan, akibatnya tulang telapak tangan kirinya mengalami keretakan. Lorenzo pun segera di bawa ke rumah sakit Verona untuk menjalani perawatan. Akibatnya, Lorenzo harus absen pada peluncuran ti Honda di Madrid Spanyol akhir Januari 2019.

  • Cedera punggung dan sakit di beberapa bagian tubuh di MotoGP Qatar 2019.

Dalam seli pertama latihan bebas ketiga di Sirkuit Losail Qatar Maret 2019 lalu, Lorenzo mengalami kecelakaan yang mengharuskannya berhenti latihan guna pemeriksaan medis. Setelah di rongten dan mendapatkan ijin dari tim dokter, Lorenzo pun melanjutkan latihan. Sayangnya saat fase kualifikasi, Lorenzo kembali terjatuh di tikungan kedua. Akibat kecelakaan ini, Lorenzo merasakan sakit di beberapa bagian tubuhnya, sehingga hanya menempati posisi ke 15 dalam debut pertamanya bersama Honda.

  • Retak dua ruas tulang belakang di MotoGP Assen 2019.

Dalam sesi latihan bebas GP Belanda di Sirkuit Assen akhir Juni lalu, Lorenzo terjatuh dari motornya. Akibatnya, Lorenzo mengalami cedera parah di tulang belakangnya. Dua ruas tulang belakangnya retak, dan harus segera di bawa ke rumah sakit Assen, lalu di bawa ke Spanyol guna perawatan medis. Cedera ini adalah cedera terparah Lorenzo yang membuatnya absen dari beberapa pertandingan, yaitu GP Belanda, GP Jerman, GP Republik Ceska, dan GP Austria. Cedera ini juga membuat Lorenzo pensiun dari dunia MotoGP.

2. Prestasi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

????Sepang. #MalaysianGP

Sebuah kiriman dibagikan oleh Jorge Lorenzo (@jorgelorenzo99) pada

Tidak rasa penyesalan baginya, justru rasa bebas setelah menyelesaikan balapan terakhirnya. Rasa sedih, tentu ada, terutama karena harus meninggalkan orang-orang yang sudah membantu kariernya selam 17 tahun lamanya, hingga Lorenzo meraih lima gelar juara dunia. Mengawali kariernya sejak usia 15 tahun, berikut ini adalah pencapaian yang berhasil dicapai oleh Lorenzo:

  • Lorenzo total sudah lima kali menjadi juara dunia di semua kelas (250cc di tahun 2006 dan 2007, serta kelas utama MotoGP pada 2010, 2012, dan 2015).
  • Ia total telah meraih 68 kemenangan di semua kelas, dengan raihan 47 kali juara di kelas utama MotoGP.
  • Lorenzo sudah 152 kali naik podium sepanjang kariernya di semua kelas, dengan 114 kali podium di kelas utama MotoGP.
  • Ia pernah mengumpulkan poin terbanyak dalam satu musim, yakni 383 poin di tahun 2010. Rekor tersebut baru bisa dipecahkan Marc Marquez pada musim ini.
  • Sepanjang kariernya di semua kelas, Lorenzo total sudah 69 kali meraih pole position. 43 kali ia raih di kelas utama MotoGP. 

NUGO RAHARJO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments