hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

24 Mei 2019, 10:15 WIB

AMERIKA SERIKAT

“Gerai Victoria’s Secret awalnya didirikan oleh Roy Raymond, agar ia dan laki-laki lain merasa nyaman membelikan pakaian dalam untuk istri mereka, sehingga mereka tidak perlu merasa seperti orang yang menyimpang hanya karena berada di sana,” menurut Slate. Victoria’s Secret pertama kali dibuka pada 1977 di Palo Alto, California. Delapan belas tahun kemudian, tepatnya pada Agustus 1995, dibuatlah Victoria’s Secret Fashion Show yang pertama.  

Selain menjadi salah satu acara televisi yang sangat besar, peragaan busana tersebut kerap menampilkan kostum bersayap yang sangat rumit, serta kumpulan musisi yang sangat berbakat. Peragaan busana itu juga menjadi salah satu karir tertinggi bagi banyak supermodel. Namun, mengenakan sayap bukanlah hal yang akan berlangsung selamanya. Jadi, kemana para model ini pergi setelah menggantungkan sayap mereka?

 

 

 

 

 

1. Veronica Webb.

Veronica Webb. (THE LIST)

Muncul pada Victoria’s Secret Fashion Show tahun 90-an, Veronica Webb menikmati karir sebagai Victoria’s Angel selama dua tahun. Namun, pengaruhnya terhadap industri mode tetap telah abadi. Vogue mendeskripsikan Webb sebagai salah satu supermodel 90-an yang orisinil, yang pergi untuk melakukan pekerjaan sebagai juru bicara, kolumnis, dan pengusaha.

Pada 2017, Webb meluncurkan website pribadinya, WebbOnTheFly.com, sebagai tempat untuk menampung tips dan cerita pribadinya mengenai kecantikan, mode, dan gaya hidup. Webb mengatakan pada Vogue bahwa salah satu motivasinya membuat website tersebut untuk menunjukkan bahwa usia tidak ada hubungannya dengan kepercayaan diri. “Untuk membagikan segala sesuatu yang telah aku pelajari dalam tiga dekade sebagai model dan bagaimana hal tersebut diterjemahkan secara indah ke dalam kehidupan sehari-hari.”

2. Petra Nemcova.

Petra Nemcova. (THE LIST)

Pada awal 20000-an, Petra Nemcova memiliki karir yang sangat cemerlang termasuk menjadi model Victoria’s Secret dan cover majalah Sport Illustrated. Namun, semuanya berubah ketika Nemcova dan tunangannya, Simon Atlee terperangkap dalam tsunami di Thailand, pada 2004. Atlee dinyatakan meninggal, tapi Nemcova berhasil bertahan hidup dengan berpegangan pada sebatang pohon palem selama delapan jam.

Setelah tragedi tersebut Nemcova melihat segalanya dengan perspektif yang baru. Kini, Nemcova memfokuskan dirinya pada organisasi non-profit yang ia miliki, Happy Hearts Fund. Organisasi tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan pada masyarakat yang menghadapi bencana. Sejak 2006, Happy Hearts Fund telah membangun kembali 162 sekolah di 10 negara, termasuk Amerika Serikat, Thailand, dan Filipina.

3. Claudia Schiffer.

Claudia Schiffer. (THE LIST)

Di tahun 2019, People menggambarkan Claudia Schiffer sebagai model terbesar tahun 90-an. Meski hanya menjadi Victoria’s Angel selama satu tahun di 1997, Schiffer telah menjadi model untuk begitu banyak ikon mode seperti Chanel. Tiga dekade setelah ia memulai karirnya sebagai model, Schiffer masih menjadi kekuatan di industri mode. 

Pada 2017, Schiffer mengatakan pada Vogue mengenai perilisan buku pertamanya, Claudia Schiffer, yang berisi segala pemikirannya mengenai dunia modelling saat ini. Dua tahun kemudian, Schiffer menjadi wajah dari lini mode Ba&sh, yang telah ia kagumi selama bertahun-tahun. Ia juga kerap mencoba beragam hal baru, sejauh berhubungan dengan dunia mode.

4. Rebecca Romijn.

Rebecca Romijn. (THE LIST)

Rebecca Romjin pernah berjalan di atas panggung Victoria’s Secret Fashion Show selama berkair sebagai model. Pada akhir 90-an, ia memulai karir di dunia akting. Ia pun menjadi semakin terkenal berkat perannya sebagai Mystique dalam ‘X-Men’. 

Dalam wawancara dengan IGN pada 2002, Romijn mengatakan bahwa ia enggan bermain sebagai tipikal karakter dengan wajah cantik. “Maksudku, memerankan seseorang yang sempurna tidak terasa menarik bagiku,” ungkapnya. “Rasanya membosankan. Aku lebih memilih memerankan seseorang yang agak hancur.”

THE LIST | VOGUE 

5. Molly Sims.

Molly Sims. (THE LIST)

Molly Sims mungkin hanya satu kali berjalan di runway Victoria’s Secret Fashion Show, pada 2001. Namun tidak berarti karirnya berhenti di situ. Pada 2003, ia bermain dalam ‘Las Vegas’ sebagai Delinda Deline. Setelah itu, ia kerap muncul dalam beberapa film komedi, termasuk ‘The Benchwarmers’ (2006) dan ‘Yes Man (2008)’.

Sims tidak hanya bekerja sebagai aktor saja. Ia menciptakan lini perhiasan yang cantik tapi terjangkau untuk HSN dan telah berkolaborasi dalam koleksi tas untuk Rachel Miriam. Sims bahkan telah menerbitkan dua buku, ‘The Everyday Supermodel’ (2015) dan ‘Everyday Chic’ (2017).

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments