hero
(THEGLOBEANDMAIL)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

24 Mei 2019, 07:50 WIB

INDONESIA

Setelah melakukan sebuah studi, para ilmuwan mengklaim bahwa tubuh kita memiliki ratusan hormon. Menariknya, 6 diantara hormon-hormon tersebut sangat penting terhadap kecantikan seorang wanita.

Sejumlah hormon yang dimaksud ini berperan penting dalam keelastisitasan kulit, bahkan berkontribusi pada suasana hati juga loh. Tetapi, karena alasan yang enggak diketahui, terkadang tubuh kita gagal, kadar hormon menurun sehingga seseorang seringkali menua sebelum waktunya. Berikut 6 hormon yang berpengaruh terhadap penuaan dini pada perempuan.

1Estrogen

Efek kekurangan Hormon Estrogen. (BRIGHTSIDE)

Hormon Estrogen membuat sel-sel Fibroblast menghasilkan kolagen dan elastin. Saat kandungan hormon ini menurun, kerutan akan mulai muncul, wajah oval akan menjadi enggak rata, dan payudara juga mulai mengendur. Nah,  untuk mengatasinya kamu bisa meningkatkan hormon ini dengan beberapa cara.

Kamu bisa mengonsumsi tahu, susu kedelai, beras merah, dan juga berbagai sayuran segar untuk meningkatkan Estrogen. Bahkan, ilmuwan juga mengatakan bahwa produk daging dapat menekan produksi Estrogen, maka kamu juga baiknya mengurangi protein hewani.

Selain itu, kamu juga disarankan untuk menggunakan kosmetik yang mengandung fitoestrogen.  Contohnya, seperti serum dan krim wajah yang menggunakan akar licorice yang dapat melawan penuaan karena mengandung liquiritigenin, yang dapat merangsang produksi kolagen.

Kamu juga bisa menemukan fitoestrogen dalam kemasan suplemen makanan. Meskipun bukan obat hormonal, kamu baiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum meminumnya.

2Somatotropin (Hormon Pertumbuhan)

Ketika kadar somatotropin berkurang, lemak dan kerutan akan mulai bermunculan dalam jumlah berlebihan. (BRIGHTSIDE)

Orang cenderung mengalami somatopause seiring bertambahnya usia. Somatopause adalah keadaan di mana tingkat hormon pertumbuhan dalam darah mulai menurun.

Ketika kadar somatotropin berkurang, lemak dan kerutan akan mulai bermunculan dalam jumlah berlebihan.  Enggak hanya itu, suasana hati memburuk, dan daya tahan juga akan menurun. Para selebriti Hollywood sering mulai menyuntikkan hormon pertumbuhan, tetapi metode ini memiliki banyak efek samping seperti pembengkakan, sakit kepala, dan berbagai komplikasi organ.

Kalau kamu mau meningkatkan kadar hormon Somatotropin kamu bisa melakukan beberapa hal. Salah satunya, adalah dengan memperbanyak aktivitas fisik seperti berlari dan latihan fisik.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen olahraga yang mengandung Gamma Aminobutyric Acid. Kandungan tersebut dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan kadar somatrotopin.

3DHEA (Dehydropiandrosterone)

Untuk meningkatkan kadar hormon DHEA kamu bisa mengonsumsi makanan berprotein. (BRIGHTSIDE)

DHEA adalah hormon yang memiliki efek menenangkan dan antipenuaan. Tetapi sayangnya, tubuh kita hanya memproduksi sampai 30 tahun. Setelah itu otot mulai turun, pembuluh menjadi lebih rapuh, dan kulit kehilangan elastisitasnya.

Nah untuk meningkatkan kadar hormon ini dalam tubuh kamu bisa mengonsumsi berbagai kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat. Makan produk protein juga membantu untuk melawan perubahan suasana hati dan menstabilkan sistem saraf pada awal hari.

4Melatonin

Kekurangan Hormon Melatonin dapat menyebabkan munculnya keriput, kerontokan rambut, dan pembentukan bintik-bintik pigmen. (BRIGHTSIDE)

Hormon satu ini mengatur ritme harian kita, atau dengan kata lain memberi tahu tubuh bahwa inilah saat untuk beristirahat. Semua proses pembaharuan sel terjadi selama tidur dan jika terganggu, hal tersebut akan membuat seseorang menua sebelum waktunya.

Kekurangan melatonin juga menyebabkan munculnya keriput, kerontokan rambut, dan pembentukan bintik-bintik pigmen.  Nah untuk meningkatkan kadar hormon melatonin kamu bisa mengonsumsi pisang, tomat, nasi dan jagung.

Melatonin dapat juga dikonsumsi dalam bentuk pil dan dijual bebas di toko-toko obat.  Beberapa ahli mengatakan bahwa kita perlu memulihkan kekurangan melatonin secara artifisial setelah usia 35 tahun. Bagaimanapun, lebih baik konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

5Kortisol

Kelebihan Hormon Kortisol dapat menyebabkan penuaan dini. (BRIGHTSIDE) 

Terlalu banyak hormon kortisol yang tinggi dapat menyebabkan penuaan dini. Efek negatif dari kortisol bermanifestasi dalam berbagai cara mulai dari warna wajah yang menjadi kelabu, hingga kulit kering dan mengelupas, berminyak, jerawat bahkan kerutan.

Hormon ini memecah serat kolagen dan membuat kulit menjadi lembek. Tapi kamu juga bisa mengurangi hormon ini dengan cara minum air yang cukup, mengonsumsi suplemen makanan dengan akar mawar.

Kamu juga bisa mendengarkan musik yang bagus untuk mengurangi tingkat stres. Selain itu, kamu juga bisa bermeditasi untuk menurunkan kadar kortisol secara alami.

6Insulin

Salah satu mencegah penuaan dini akibat Hormon Insulin adalah dengan menggunakan tabir surya. (BRIGHTSIDE)

Hormon Insulin meningkatkan kadar glukosa dalam darah, dan apabila jumlahnya berlebih tanda-tanda penuaan akan mulai muncul di kulit. Tingkat gula yang tinggi juga menyebabkan keriput dan kulit yang kendur.

Proses peningkatan glukosa disebut glikasi, yang dapat menghancurkan kolagen dan elastis. Selain itu, kondisi ini juga menyebabkan dehidrasi.

Nah, untuk melindungi kulit kamu dari kelebihan gula kamu bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui tingkat kandungan gula dalam tubuh. Kamu juga dapat menggunakan krim dan serum yang mengandung retinoid yang dapat menstimulasi produksi kolagen. Jenis komestik ini biasanya mengandung vitamin C, E, dan teh hijau.

Terakhir, kamu bisa menggunakan tabir surya. Karena sinar matahari bisa merusak serat elastin dan berperan mempercepat penuaan.

 

BRIGHTSIDE

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments