hero
(PIXABAY)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

22 Mei 2019, 07:50 WIB

INDONESIA

Berbagai penelitian telah dilakukan selama bertahun-tahun untuk mengungkap banyaknya misteri di balik kerja otak manusia. Enggak cuma kerja organ dan fisik, ternyata psikologis manusia juga begitu kompleks serta misterius. Sehingga sulit untuk benar-benar kamu sadari.

Inilah beberapa fakta mengenai psikologis manusia. Yang mungkin belum kamu ketahui sebelumnya seperti dilansir Brightside berikut ini.

1Memori berubah secara konstan

Memori berubah secara konstan. (BRIGHTSIDE)

Tanpa benar-benar disadari, memori manusia berubah seiring waktu. Dan tergantikan dengan kejadian-kejadian masa lampau yang lebih baru.

Tapi jika seseorang konstan berada dalam kejadian-kejadian yang sama, ingatan akan cenderung menyimpan memori itu lebih lama. Dan lebih signifikan ketimbang hal lainnya. 

2Lebih bahagia saat sibuk

Lebih bahagia saat sibuk. (BRIGHTSIDE)

Bayangkan kamu tiba di bandara dan hendak mengambil koper bawaanmu. Skenario pertama, kamu pergi conveyor belt dan langsung mendapatkan koper. Skenario kedua, kamu harus menunggu selama beberapa menit sebelum mendapati kopermu.

Keduanya mungkin sama-sama membutuhkan waktu kurang dari 10 menit. Tapi kamu pasti merasa lebih enggak sabar jika harus menunggu di dekat conveyor belt. Karena pada dasarnya, otak enggak suka menganggur dan ingin tetap sibuk. 

3Hanya bisa ingat 3-4 hal sekali

Hanya bisa ingat 3-4 hal sekali. (BRIGHTSIDE)

Dalam satu kesempatan, penelitian menunjukkan kalau otak kamu hanya dapat menyimpan 3-4 hal untuk diingat sekaligus. Itupun hanya berlaku maksimal 30 detik kecuali kamu terus mengulang-ulangnya untuk diingat.

Itu sebabnya banyak informasi, pada kartu kredit misalnya yang terdiri dari empat angka. Atau empat baris untuk memudahkan orang mengingat. 

4Persepsi visual berbeda dengan tampilan nyata

Persepsi visual berbeda dengan tampilan nyata. (BRIGHTSIDE)

Otak manusia senantiasa memproses informasi yang diterima dari organ sensoris. Otak menganalisis hal-hal visual dan menginterpretasikannya dengan cepat.

Contoh, manusia bisa membaca dengan cepat. Karena sebenarnya mata hanya cukup menangkap huruf awal dan akhir setiap kata, untuk dapat diinterpretasikan oleh otak menjadi sebuah kata yang bisa dipahami artinya.

530 persen waktu untuk melamun

30 persen waktu untuk melamun. (BRIGHTSIDE)

Enggak jarang, di sela bekerja atau belajar, tiba-tiba fokusmu hilang. Sehingga sulit mendengar atau membaca dengan benar. Hal ini terjadi karena pikiranmu tiba-tiba memilih untuk hanyut atau sering disebut melamun.

Peneliti dari University of California mengungkapkan bahwa setiap hari manusia bisa menghabiskan 30% waktunya untuk melamun, dan enggak ada yang salah dengan itu. Orang yang sering melamun biasanya lebih kreatif dan mudah mengendalikan stres. 

63 hal esensial bagi manusia: makanan, seks, dan bahaya

3 hal esensial bagi manusia: makanan, seks, dan bahaya. (BRIGHTSIDE)

Untuk tiga hal, yakni makanan, seks, dan bahaya, manusia enggak akan pernah bisa mengabaikannya. Karena ada bagian khusus pada otak yang bertanggung jawab merespons pada krisis.

Bagian otak tersebut akan terus menganalisis situasi yang berkaitan dengan 3 hal ini. Yang merupakan hal fundamental untuk keberlangsungan hidup manusia. 

7Butuh pilihan sebanyak mungkin

Butuh pilihan sebanyak mungkin. (BRIGHTSIDE)

Seperti yang sudah diketahui, otak hanya bisa fokus pada 3-4 hal sekaligus. Oleh karena itu, membuat keputusan akhir lebih mudah bila pilihan dibatasi.

Namun, manusia tetap membutuhkan keberagaman karena otak suka menelusuri banyak hal. Enggak peduli apakah pilihan akan tetap jatuh pada yang sudah pernah kita pilih sebelumnya atau pilihan yang baru. 

8Sebagian besar pilihan enggak disadari

Sebagian besar pilihan enggak disadari. (BRIGHTSIDE)

Kamu ingin meyakini bahwa semua tindakan adalah hasil dari perencanaan yang matang. Namun pada kenyataannya, 60-80% keputusan sehari-hari dibuat tanpa sadar.

Kamu enggak berpikir terlebih dahulu sebelum melakukan hal-hal itu. Seperti mengunci pintu, mematikan lampu, menutup jendela depan, dan hal-hal lainnya yang dilakukan secara otomatis.

9Enggak ada yang namanya multi tasking

Enggak ada yang namanya multi tasking. (BRIGHTSIDE)

Penelitian menunjukkan hasil bahwa otak sulit melakukan dua aktivitas kognitif sekaligus. Misalnya seperti membaca sambil berbicara pada orang lain.

Kecuali saat kamu melakukan aktivitas fisik yang sudah berulang setiap hari dan mengombinasikannya dengan aktivitas lain. Misal, telepon sambil berjalan kaki atau memasak.

 

BRIGHTSIDE| KSPOP| NCBI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments