hero
(VALLEY SLEEP CENTER)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

15 Maret 2019, 07:50 WIB

INDONESIA

Mungkin kamu salah satu dari banyak orang yang berpikir kalau cuma penderita diabetes yang punya kadar gula darah tinggi. Eits, itu enggak sepenuhnya benar lho.

Siapa pun bisa mengalami kadar gula darah tinggi yang tanpa disadari mulai merusak fungsi organ, pembuluh darah, dan saraf. Dilansir dari Brightside, berikut adalah tanda-tanda yang akan terjadi pada tubuh jika terlalu banyak mengonsumsi gula.

1Selalu lapar

Selalu lapar. (PAULGEORGE)

Kadar gula darah yang tinggi mencegah masuknya glukosa ke dalam sel. Akibatnya, tubuh enggak mendapat asupan energi dan memintanya terus-menerus sehingga kamu selalu merasa lapar.

2Mudah lelah

Mudah lelah. (BULLETPROOF)

Saat kadar gula darah tinggi, tubuh enggak dapat menyerap dan menyimpan glukosa dengan baik. Sel tubuh pun enggak menerima asupan energi yang seharusnya, inilah yang membuat kamu mudah merasa lelah.

3Sering buang air kecil

Sering buang air kecil. (TIMES NOW)

Kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal enggak dapat menyerap kembali cairan. Untuk menyeimbangkan konsentrasi glukosa dalam darah dan di dalam sel, tubuh melarutkan darah dengan cairan dari dalam sel. Inilah yang menyebabkan kamu lebih sering buang air kecil.

4Mulut terasa kering dan sering haus

Mulut terasa kering dan sering haus. (BRITE DENTAL GORUP)

Ini merupakan respons terhadap banyaknya cairan tubuh yang sering dikeluarkan. Bagian otak Hipotalamus pun memberi sinyal untuk mengasup lebih banyak air ke dalam tubuh. Dalam keadaan ini, minumlah air putih atau teh tanpa gula, ya.

5Kulit kering

Kulit kering. (ALLERGY AND AIR)

Kulit kering diakibatkan oleh intensitas buang air kecil yang tinggi, sehingga tubuh mengalami dehidrasi. Sistem saraf yang mulai terganggu juga dapat menyebabkan kelenjar keringat pada kulit enggak berfungsi dengan normal. Penyakit seperti aterosklerosis, radang pembuluh darah pada kaki, juga kerap muncul pada penderita diabetes.

6Sulit konsentrasi

Sulit konsentrasi. (GARIN KLIPATRICK)

Kurangnya asupan gula ke otak membuat otak menjadi kekurangan energi. Akibatnya, kerja otak untuk berpikir cepat dan membuat keputusan pun ikut menurun.

7Penglihatan kabur

Penglihatan kabur. (HEALTH LINE)

Ini juga disebabkan oleh tubuh yang mengalami dehidrasi alias kekurangan cairan. Kerja mata pun menurun dan menjadi sulit fokus saat melihat objek.

8Cepat emosi

Cepat emosi. (CROSSWALK)

Berdasarkan penelitian, penderita kadar gula darah tinggi biasanya lebih mudah marah, panik, dan stres. Kurangnya asupan glukosa ke otak membuat mood kamu memburuk.

Ditambah lagi, mineral yang berpengaruh terhadap mood yaitu kromium menjadi sulit terserap ke dalam tubuh.

BRIGHTSIDE| DAILY MAIL| INDEPENDENT

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments