hero
(The Conversation)

EDITOR : YAYAN SUPRIYANTO

19 Desember 2018, 06:05 WIB

DKI JAKARTA, INDONESIA

Saat baru berpisah dari orang yang disayang, kita pasti patah hati. Salah satu gejala umum yang bisa kamu rasakan saat patah hati ketika dada kamu terasa sakit padahal tubuh dalam kondisi sehat.

Walaupun dianggap sebagai kondisi umum, ternyata patah hati itu bisa berbahaya loh jika didiamkan. Terdapat beberapa gangguan kesehatan bisa muncul setelah kamu mengalami patah hati. Penasaran apa saja itu? Simak informasinya yang telah dirangkum dari iLook pada 18 Desember 2018 berikut ini!

1. Menurunnya Sistem Imun

(Pixabay)

Tubuh memiliki banyak sekali imun, tapi salah satu imun yang langsung terhubung dengan otak adalah hormon dopamin. Hormon ini juga disebut bisa membuat orang merasa lebih bahagia.

Tapi saat kamu sedang mengalami patah hati, hormon dopamin akan menurun secara drastis. Akibatnya kamu akan terlihat sama sekali tidak bahagia dan depresi. Dan jika di dibiarkan, akan menyebabkan sistem imun berkurang dan bisa membuat kamu jadi gampang sakit.

2. Memiliki Masalah Kulit

(Pixabay)

Patah hati ternyata bisa meningkatkan hormon Kotisol atau yang dikenal sebagai hormon pemicu stres. Nah, hormon kotisol ini bisa menyerang tubuh kamu sehingga kulit akan menjadi lebih sensitif.

Akibatnya, kulit kamu akan terlihat lebih kusam, timbul bintik-bintik hitam, dan jerawat pada wajah. Selain kulit wajah, hormon ini juga bisa menyebabkan kulit kepala kamu berketombe dan rambut rontok loh.

3. Darah Tinggi

(Pixabay)

Siapa bilang penyakit darah tinggi cuma bisa dialami oleh orang-orang yang sudah berusia lanjut? Orang yang mengalami patah hati juga bisa loh menderita darah tinggi.

Sebab patah hati bisa meningkatkan tekanan darah dalam waktu pendek dan berakibat terjadinya krisis hipertensif. Jika didiamkan gejala ini akan menyebabkan sakit kepala, kesulitan bernafas, hingga mimisan loh.

4. Gangguan Pencernaan dan Asam Lambung

(Pixabay)

Selain darah tinggi, ternyata patah hati bisa menyebabkan penderitanya mengalami gangguan pencernaan dan kadar asam lambung meningkat loh. Hal ini karena hormon kotisol sedang meningkat dan menyebabkan kamu mengalami penurunan nafsu makan.

Saat sedang tinggi, hormon kotisol bisa menghambat aliran darah ke saluran pencernaan. Akibatnya, produksi asam lambung akan meningkat dan menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian perut.

NET iLOOK

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments