hero
(BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

30 November 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Gen dalam tubuh enggak hanya mendefinisikan penampilan dan kepribadianmu. Tetapi juga menentukan kelemahan dalam tubuh. Depresi dan insomnia, misalnya, dapat disebabkan enggak hanya oleh stres atau kelelahan yang serius, tetapi juga oleh kecenderungan genetik.

Nah, yuk cari tahu apa saja kelainan genetik yang dapat diwariskan. Khususnya dari garis keturunan perempuan yang ternyata punya kecenderungan ‘gen disorder’ tertentu.

1Osteoporosis

Osteoporosi. (BRIGHTSIDE)

Osteoporosis adalah penyakit di mana tulang mengalami pelemahan hingga menjadi risiko patah tulang. Biasanya, penyakit ini hinggap pada perempuan. Dan predisposisi genetik adalah salah satu faktor risiko yang paling penting. Osteoporosis kerap muncul pada perempuan setelah menopause, periode ketika tulang kehilangan kalsium dan menjadi rapuh.

2Radang sendi

Radang sendi. (BRIGHTSIDE)

Penyebab rheumatoid arthritis alias radang sendi ini sebenarnya masih enggak begitu jelas. Tetapi, para ilmuwan menduga penyakit ini melibatkan kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang memengaruhi sistem kekebalan seseorang.

3Penuaan dini

Penuaan dini. (BRIGHTSIDE)

Para ilmuwan menemukan bahwa gen tertentu bertanggung jawab atas berapa lama tubuh dapat mencegah proses penuaan. Gen-gen ini diturunkan dari satu generasi ke generasi lain dari pihak ibu. Jika kamu mewarisi DNA ibumu yang rusak, proses penuaanpun akan lebih cepat.

Sayangnya, para ilmuwan belum menemukan cara untuk membalik proses ini. Tetapi penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi itu penting, karena sensitivitas kulit terhadap sinar matahari juga merupakan bagian yang diwariskan.

4Depresi

Depresi. (BRIGHTSIDE)

300 juta orang menderita depresi setiap tahunnya. Para ilmuwan berhasil menemukan gen Slc6a15 yang bertanggung jawab untuk depresi. Dan gen ini dapat diwariskan. Wanita dua kali lebih mungkin terkena depresi daripada pria, dan bahkan bisa menjadi penyakit kronis. Depresi pascamelahirkan juga bisa diwariskan.

5Glaukoma

Glaukoma. (BRIGHTSIDE)

Wanita terkena penyakit glaukoma lebih sering daripada pria. Dan penyakit ini dikaitkan dengan mutasi genetik yang dapat diwariskan. Rutinlah mengunjungi dokter mata setiap 2 hingga 4 tahun sebelum usia 40.

Setiap 1 hingga 3 tahun dari usia 40 hingga 54. Kemudian setiap 1 hingga 2 tahun dari usia 55 hingga 64. Dan setiap 6 hingga 12 bulan setelah usia 65 tahun.

6Penyakit kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular. (BRIGHTSIDE)

Deposisi lemak dalam tubuh wanita didefinisikan secara genetik. Jadi kalau lemak terkonsentrasi di sekitar perut, risiko penyakit kardiovaskular pun menjadi ganda. Kolesterol berlebihan yang berbahaya bagi jantung ternyata dapat diwariskan juga melalui gen.

7Migrain

Migrain. (BRIGHTSIDE)

Perempuan menderita migrain 3 kali lebih sering daripada pria. Penyakit ini ternyata dapat diturunkan secara genetik juga.

8Insomnia

Insomnia. (BRIGHTSIDE)

Para ilmuwan menemukan bahwa insomnia dapat disebabkan enggak hanya oleh masalah psikologis tetapi juga oleh masalah genetik. Mereka juga menemukan tumpang tindih genetik yang kuat dengan sifat-sifat lain seperti gangguan kecemasan, depresi, dan neurotisisme. Ciri-ciri ini cenderung berjalan seiring dengan insomnia dansebagian disebabkan oleh dasar genetik seseorang.

9Alzheimer

Alzheimer. (BRIGHTSIDE)

Penyakit Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia yang lebih sering muncul pada wanita ketimbang pria. Enggak ada obat untuk penyakit ini, tetapi kamu dapat mengurangi risikonya dengan mengikuti gaya hidup sehat.

10Kanker ovarium dan payudara

Angelina Jolie sewaktu kecil bersama sang Ibunda. (EASTNEWS)

Aktris terkenal Angelina Jolie menjalani mastektomi ganda preventif di tahun 2013. Lalu 2 tahun kemudian, setelah hasil tes tahunannya mengindikasikan kemungkinan tanda-tanda kanker ovarium dini, dia menjalani ooforektomi preventif atau operasi pengangkatan indung telur.

Dia melakukan hal tersebut untuk meminimalisir risiko kanker yang dialami ibu dan neneknya yang sebelumnya meninggal. Jolie memiliki gen BRCA1 yang rusak, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker payudara dan ovarium secara signifikan.

Tetapi para ilmuwan mengklaim bahwa enggak semua mutasi gen menyebabkan kanker. Jadi kamu enggak harus segera melakukan tindakan pencegahan yang serius seperti itu kok.

 

BRIGHTSIDE| NCBI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments