hero
(BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

8 November 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Kelenjar tiroid memang merupakan organ di dalam tubuh yang terbilang sangat kecil. Namun kelenjar ini mengendalikan banyak proses, termasuk metabolisme di dalam tubuh.

Ketika enggak berfungsi dengan baik, kelenjar tiroid dapat memproduksi lebih banyak hormon daripada yang dibutuhkan tubuh. Saat mengalaminya, seseorang berpotensi melihat perubahan yang enggak menyenangkan. Seperti fluktuasi berat badan yang mendadak, perubahan suasana hati, masalah kulit, dan bahkan kanker payudara.

Nah, berikut ini beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa mengganggu kinerja kelenjar tiroid. Yang patut kamu perhatikan dan hindari agar tetap sehat.

1Terlalu stres

Terlalu stres. (BRIGHTSIDE)

Stres memengaruhi semua sistem tubuhmu, termasuk sistem endokrin. Kalau kamu terus merasa tegang, tiroid akan berhenti bekerja dengan benar. Dan menghasilkan terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon.

Akibatnya, stres dapat menyebabkan serangan panik atau kehilangan ingatan jangka panjang. Kurang tidur dan pekerjaan yang membuat stres juga jadi beberapa faktor risiko.

Upayakan agar sebisa mungkin cukup tidur, berjalan banyak, dan rutin berolahraga untuk menghindari stres. Kalau kamu merasa telanjur stres, jangan ragu untuk meminta pertolongan psikolog. 

2Kurang mengonsumsi lemak

Kurang mengonsumsi lemak. (BRIGHTSIDE)

Diet rendah lemak memang akan membantumu menurunkan berat badan. Tetapi, yang ada banyak orang jadi berhenti mengonsumsi bukan hanya lemak jahat tetapi juga lemak baik. Yang sebenarnya sangat penting bagi otak dan tiroidmu.

Lemak sehat ditemukan dalam minyak zaitun dan biji rami, telur, produk susu, daging, ikan, dan bibit gandum. Meski diet, jangan sampai berhenti mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat tersebut.

3Terlalu banyak makan makanan berbahan kedelai

Terlalu banyak makan makanan berbahan kedelai. (BRIGHTSIDE)

Kedelai mengandung banyak unsur mikro yang berguna, vitamin, dan bahkan dapat menggantikan produk asal hewan. Namun, jangan mengonsumsi terlalu banyak produk kedelai, karena memiliki efek anti-tiroid. Yang membuat kerja tiroid menjadi lebih lambat.

Ketika kamu makan banyak produk berbasis kedelai, tiroid menyerap lebih sedikit yodium. Yang sangat penting untuk kerja tiroid yang tepat.

4Makan terlalu banyak sayuran “Cruciferous”

Caption

Para ilmuwan dari Oregon State University menemukan bahwa sayuran cruciferous mentah, seperti brokoli, kembang kol, atau kubis, dapat memengaruhi kerja tiroid. Enggak disarankan mengonsumsi banyak jenis sayuran itu, terutama kalau kamu menderita kekurangan yodium.

Sayuran “cruciferous” sendiri adalah sayuran yang memiliki serat tinggi, kaya mineral, beta-karoten, vitamin C dan E yang bermanfaat bagi tubuh. Seperti brokoli, kembang kol, lobak, taoge, dan bok choy.

Tapi masalahnya, sayuran ini mengandung glucosinolates, yang mengandung nitrogen dan sulfur. Ketika elemen-elemen ini masuk ke dalam tubuh, zatnya akan memengaruhi tiroid dan menyebabkan gondok. Lebih baik makan sayuran seperti bit, tomat, dan seledri.

5Merokok

Merokok. (BRIGHTSIDE)

Merokok tidak hanya memengaruhi paru-paru, tetapi studi yang berbeda menunjukkan bahwa merokok juga buruk untuk tiroid. Tembakau perlahan membuat tiroid menghasilkan lebih banyak hormon yang menyebabkan hipertiroidisme.

Terlebih lagi, asap rokok mengandung racun dan butuh 6 hari bagi tubuh untuk benar-benar menghapusnya. Rokok membuat jumlah yodium di tiroid menurun, kemudian tingkat hormon tiroid dalam darah pun meningkat dan kerja tiroid semakin memburuk.

6Minum terlalu banyak kopi

Minum terlalu banyak kopi. (BRIGHTSIDE)

Kopi dan teh mengandung kafein yang kuat sehingga dapat meningkatkan jumlah kortisol dalam tubuh. Hormon stres ini memengaruhi tiroid dan metabolisme pun memburuk.

Para ilmuwan masih berdebat tentang jumlah kopi yang enggak akan memengaruhi kesehatan. Takarannya bervariasi dari 2 hingga 6 cangkir per hari. 5 butir kopi biji-bijian mengandung 110-160 mg kafein, tergantung jenis kopinya. 

7Makan makanan berkarbohidrat tinggi

Makan makanan berkarbohidrat tinggi. (BRIGHTSIDE)

Penting untuk memperhatikan apa yang kamu makan untuk menjaga kesehatan tiroid. Produk glikemik yang tinggi adalah permen, kue kering, pasta, dan nasi putih.

Makanan-makanan ini mengandung karbohidrat tinggi dan memengaruhi proses penyerapan yodium. Kekurangan yodium menyebabkan masalah tiroid. Tentu saja, sulit sekali berhenti total mengonsumsi produk indeks glikemik tinggi, tetapi kamu dapat mengurangi jumlah konsumsinya dalam dietmu.

 

BRIGHTSIDE| NCBI

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments