hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

10 Oktober 2018, 08:45 WIB

INDONESIA

Seringkali kita makan hanya untuk menuntaskan rasa lapar. Namun, makan bukan hanya tentang memenuhi ketubuhan fisik, melainkan juga untuk menghilangkan stres, kesenangan dan komunikasi. Di balik satu makanan, ada banyak cerita. Banyak cerita yang kadang tidak kita tahu! Ini dia beberapa diantaranya.

 

 

1. Kentang Rebus Lebih Sehat Disajikan Dingin

Sajikan kentang rebus saat sudah dingin agar lebih sehat. (BRIGHTSIDE)

Kentang rebus sering disajikan sebagai makanan mengandung karbo pengganti nasi putih. Dan ternyata cara mengonsumsi kentang rebus, lebih sehat saat sudah dingin. Saat kentang rebus sudah dingin, penyerapan pati akan lebih lambat, sehingga indeks glikemik kentang akan lebih rendah.

2. Permen Kapas Diciptakan oleh Dokter Gigi

Permen kapas diciptakan oleh dokter gigi. (BRIGHTSIDE)

Siapa sangka, permen kapas yang menjadi favorit semua kalangan, ternyata diciptakan oleh seorang dokter gigi. Camilan manis ini ditemukan oleh William Morrison, dokter gigi sekaligus tokoh politik dan penemu di tahun 1897. Namun, mesin pembuat permen kapas dipatenkan oleh dokter gigi lainnya.

3. Apel Berkerabat dengan Bunga Mawar

Apel ternyata satu keluarga dengan mawar. (BRIGHTSIDE)

Percaya atau tidak, banyak buah yang jika ditelusuri asalnya adalah kerabat bunga mawar. Dan apel, buah yang sering kita makan, adalah salah satu diantaranya. Buah lainnya adalalh pir, plum dan raspberry.

4. Jangan Konsumsi Pepaya Kalau Alergi Terhadap Lateks

Alergi lateks? Jangan konsumsi pepaya. (BRIGHTSIDE)

Sudah jadi pengetahuan umum kalau orang yang alergi tidak boleh mengonsumsi kelompok makanan tertentu. Para ilmuwan telah menemukan bahwa orang yang alergi terhadap lateks ternyata juga alergi terhadap pepaya.

5. Pistachio Ternyata Bisa Terbakar!

Pistachio ternyata mudah terbakar. (BRIGHTSIDE)

Tahukah kamu kalau mengirim kacang Pistachio, harus benar-benar memperhatikan banyak hal. Karena jika dikirim dalam jumlah banyak, kacang pistachio bisa terbakar. Ini disebabkan tingginya kandungan lemak dan rendahnya kandungan air di kacang pistachio. Ditambah lagi, jika pistachio terpapar oksigen dan memproduksi karbondioksida, bisa memicu proses pembakaran.

BRIGHTSIDE | BUZZFEED

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments