hero

EDITOR : FIRZA ARIFIEN

19 September 2018, 07:00 WIB

AMERIKA SERIKAT

Mengadaptasi karakter superhero dari komik ke layar lebar dalam film live-action memang bukan hal mudah. Butuh penyesuaian yang kreatif agar karakter pahlawan super terlihat realistis dan sesuai dengan situasi zaman saat film dirilis. 

Penyesuaian ini sangat berpengaruh pada kostum yang dikenakan para pahlawan super. Perubahan kostum beberapa kali menimbulkan protes dari penggemar komik fanatik yang bahkan memengaruhi kesuksesan dan kelanjutan film tersebut, seperti beberapa karakter berikut ini.

1. Batman.

Film 'Batman & Robin' (1997). (THE VERGE)

Karakter Batman dalam versi film 'Batman & Robin' (1997) yang diperankan aktor George Clooney dianggap memiliki kostum yang terlalu ketat. Tak hanya Batman, Robin sang pendamping juga diprotes dengan alasan yang sama. Batman dan Robin mengenakan kostum yang membentuk bagian bagian tubuh yang dianggap tidak layak, seperti bokong dan puting. Disutradarai Joel Schumacher, film ini pun tidak mendapat sekuel setelah menerima kritik dan review pedas dari para penikmat film superhero.

2. Wonder Woman.

Adrianne Palicki mengenakan kostum 'Wonder Woman'. (DIGITAL SPY)

Kostum Wonder Woman juga pernah mendapat banyak kritik di tahun 2011, saat Warner Bros Television dan DC Entertainment mencoba menayangkan serial televisi 'Wonder Woman' di saluran NBC. Sayangnya serial itu gagal tayang, setelah episode pilot-nya mendapat banyak review pedas. Terutama soal  kostum Wonder Woman yang saat itu diperankan aktris Adrianne Palicki. Sang Diana Prince mengenakan celana panjang berwarna biru dan atasan merah emas dengan bahan spandeks mengkilap yang dianggap memalukan.

3. Harley Quinn.

Margot Robbie sebagai Harley Quinn dalam film 'Suicide Squad' (2016). (IMDB)

Saat pertama kali muncul dalam serial televisi animasi 'Batman: The Animated Series' (1993), Harley Quinn sang kekasih Joker mengenakan pakaian terusan ketat berwarna merah dan hitam dengan topi badut senada, seperti yang kerap ditampilkan dalam komik. Namun, dalam versi live-action film 'Suicide Squad' (2016), karakter Harley mendapat kritik lantaran mengenakan kostum yang dianggap lebih cocok dipakai ke pantai dibandingkan untuk merampok bank.

4. Deadpool.

Karakter Deadpool dalam film 'X-Men Origins: Wolverine' (2009). (IMDB)

karakter Deadpool pertama kali muncul di layar lebar sebagai karakter pendukung dalam film 'X-Men Origins: Wolverine' (2009). Dalam film yang disutradarai Gavin Hood ini, Deadpool alias Wade Wilson yang ikonik dengan kostum merah hitamnya dalam komik, tidak diberikan kostum apapun. Karakter mutan yang diperankan Ryan Reynold ini bahkan ditampilkan tidak memiliki mulut. Hal ini mendapat banyak kritik dari para penggemar superhero. Film ini juga mendapat rating rendah dari para kritikus film.

5. Psylocke.

Olivia Munn sebagai Psylocke dalam film 'X-Men: Apocalypse' (2016). (IMDB)

Sejak pertama kali muncul di komik Marvel, kostum karakter Psylocke memang sudah mendapat kontroversi lantaran dianggap terlalu banyak menampilkan bagian tubuh. Hal ini yang membuat banyak penggemar bingung lantaran Psylocke yang diperankan Olivia Munn dalam film 'X-Men: Apocalypse' (2016) mengenakan kostum yang nyaris sama persis dengan di komik. Tak hanya bentuk kostum yang dianggap terlalu terbuka, material bahan kostum berwarna ungu juga dianggap norak. 

CBR | SCREEN RANT

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments