hero
(BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

9 Agustus 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Seiring bertambahnya usia, kamu mungkin menyadari kemampuan pendengaranmu ikut menurun. Misalnya, kamu jadi lebih sering menaikkan volume suara saat mendengarkan musik atau menonton televisi.

Ada dua faktor yang membuat pendengaran seseorang menurun, yaitu usia dan kebisingan. Semakin dewasa usia, sel-sel rambut kecil di telinga bagian dalam mulai rusa. Dan enggak mampu menerima getaran suara tertentu sebagaimana biasanya.

Selain itu, suara keras yang berlebihan dapat merusak sel-sel rambut di dalam telinga. Yang berpotensi menyebabkan kehilangan pendengaran dini. Nah berikut beberapa tips yang patut kamu coba untuk mencegah kerusakan pendengaran.

1Hindari suara keras

Hindari suara keras. (BRIGHTSIDE)

Secara umum, ketika kamu berada di lingkungan yang terlalu bising kamu harus berteriak saat berbicara dengan orang lain. Selain itu kamu sulit mendengar orang lain berbicara. Bahkan hingga menyebabkan telinga sakit atau pengang hingga telinga terasa berdering.

Secara teknis, suara dengan kekuatan lebih dari 85 dB dapat merusak telinga. Terutama jika kamu terpapar untuk jangka waktu yang lama. Berikut beberapa ukuran desibel suara sebagai perbandingan:

-Seseorang berbisik = 30 dB

-2 orang memiliki percakapan = 60 dB

-Lalu Lintas = 80 dB hingga 85 dB

-Sepeda motor = 90 dB

-Memutar musik keras melalui headphone = 100 dB

-Pesawat terbang lepas landas = 120 dB

2Hati-hati saat mendengarkan musik

 

Hati-hati saat mendengarkan musik. (BRIGHTSIDE)

Terlalu sering mendengarkan musik melalui headphone atau earphone bisa menjadi salah satu hal paling berbahaya untuk kesehatan telinga. Ini karena ketika kamu memakainya, kekuatan suara musik menjadi maksimal tanpa suara eksternal lainnya.

Jangan gunakan headphone atau earphone lebih dari 1 jam. Beri jeda setidaknya 10 menit istirahat dari waktu ke waktu untuk membiarkan telinga bernafas serta mencegah terkena infeksi.

3Beri telinga perlindungan saat di lingkungan bising

Beri telinga perlindungan saat di lingkungan bising. (BRIGHTSIDE)

Saat berada di lingkungan bising, kamu enggak akan menyadari penurunan kemampuan pendengaranmu begitu saja. Saat ada di konser, bar, klub malam, atau dekat dengan wilayah proyek yang bersuara keras, cobalah untuk melindungi telinga dengan berbagai cara.

Seperti menjauhi sumber bising dan istirahat dari kebisingan setiap 15 menit. Selain itu beri telinga 18 jam tanpa kebisingan sama sekali setelahnya agar pulih. Bila perlu, pakai penutup telinga.

4Lakukan latihan pendengaran

Lakukan latihan pendengaran. (BRIGHTSIDE)

Otak manusia memainkan peran yang sangat penting dalam memproses informasi suara yang diterima telinga. Sebuah penelitian University of Pennsylvania bahkan menunjukkan ada hubungan antara gangguan pendengaran dan kondisi mental seperti kecemasan dan depresi. Oleh karena itu, beberapa latihan otak seperti teka-teki silang atau permainan suara diperlukan untuk menstimulasi kerja otak dengan baik.

5Olahraga kardio

Olahraga kardio. (BRIGHTSIDE)

Tingkatkan pendengaranmu dengan rutin berolahraga. Kareana sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatnya kesehatan kardiovaskular, sensitivitas pendengaran juga membaik.

Ada hubungan antara sistem kardiovaskular dan kemampuan fungsional organ dan jaringan di telinga bagian dalam. Kamu bisa mencoba aerobik, lari atau berenang minimal 30 menit, 5 kali sehari.

6Olahraga yoga

Olahraga yoga. (BRIGHTSIDE)

Beberapa gerakan yoga ternyata dapat membantu pendengaran juga. Tujuan utama dari latihan yoga ini adalah meningkatkan sirkulasi darah di telinga, juga di otak.

Latihan pernapasan lewat gerakan yoga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke telinga. Selain itu, peregangan dan relaksasi otot yang dilakukan selama yoga memiliki dampak positif pada jantung, sirkulasi maupun tekanan darah.

Coba deh cari tahu pose-pose yoga. Seperti Tadasana, Trikonasana, Dhanurasana, dan Bhujangasana yang efektif meningkatkan kemampuan pendengaran.

7Ubah pola makan

Ubah pola makan. (BRIGHTSIDE)

Makanan berlemak dapat mengurangi suplai darah ke telinga maupun bagian lain dalam tubuh. Karena adanya penumpukan kolesterol.

Cobalah perbanyak makan ikan seperti salmon, kacang dan biji-bijian dalam rutinitas makan sehari-hari. Dan yang paling penting, sayuran segar, dan buah-buahan. Antioksidan dan Vitamin B seperti B3, B6,B9, dan B12 merupakan asupan yang penting untuk mendukung kerja otak dan organ-organ tubuh, termasuk telinga.

8Bersihkan telinga

Bersihkan telinga. (BRIGHTSIDE)

Terkadang serpihan atau kotoran telinga dapat menghalangi saluran telinga luar. Ini adalah penyebab umum pendengaran menurun secara konduktif. Secara umum, cairan telinga memiliki sifat antibakteri pelindung dan relatif sehat jika dimiliki dalam jumlah normal.

Tapi, tetap saja lebih baik membersihkannya secara rutin dan usahakan enggak terlalu sering menggunakan cotton-bud. Lebih baik, pakai cairan khusus pembersih yang diteteskan ke dalam telinga dan dikeluarkan kembali setelahnya. 

 

BRIGHTSIDE| ADVANCED BIONICS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments