hero
Lalu Muhammad Zohri. (IAAF)

EDITOR : REZA ADITYA

14 Juli 2018, 09:00 WIB

INDONESIA

Tak ada yang mengira pemuda kucel dari Dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat itu kini mendunia. Dia adalah Lalu Muhammad Zohri.

Kelincahan kakinya di trek sepanjang 100 meter di Ratina Stadium, Tampere, Finlandia pada Rabu, 11 Juli 2018 waktu setempat mengharumkan nama bangsa. Zohri keluar sebagai pemenang di ajang paling bergengsi cabang olahraga atletik itu.

BACA JUGA:
Begini Kondisi Rumah Gubuk Pelari Lalu Muhammad Zohri
Begini Cepatnya Lari Lalu Muhammad Zohri yang Jadi Sorotan Dunia
Cerita Zohri yang Ogah Rumah Gubuknya Direnovasi

"Sebentar lagi saya akan dikalungkan medali, terima kasih atas doa Bapak Presiden, dan seluruh rakyat Indonesia," ujar Zohri dalam video yang diunggah Kedutaan Besar Indonesia di Helsinki, Republik Finlandia, Jumat, 13 Juli 2018.

Di balik kesuksesnnya, ada fakta menarik tentang Zohri. Lalu Maarif, kakak kandung Zohri,  mengungkap sejumlah rahasia kesuksesan adiknya itu yang bikin warga di kampungnya sujud syukur. Berikut sederet fakta-faktanya.

1Yatim Piatu

Lalu Maarif kakak kandung Zohri. (NET)

Zohri merupakan seorang yatim piatu. Ibunya yang bernama Saeriah meninggal dunia pada tahun 2015. Dua tahun kemudian, giliran ayahnya, Lalu Ahmad Yani yang menghembuskan nafas terakhirnya.

Kehilangan kedua orangtuanya membuat Zohri harus tetap kuat untuk menjalani hidup. Kakak Zohri, Lalu Maarif mengatakan sebelum meninggal kedua orangtuanya mendoakan agar salah satu anaknya sukses menggapai cita-cita.

Doa itu terkabul. Zohri sukses di usia 18 tahun di ajang bergengsing olahraga atletik.

2Anak Bungsu

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai menang pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). (ANTARA/REUTERS/Lehtikuva)

Zohri merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ketiga kakaknya bernama Baiq Fazilah (29 tahun), Lalu Maarif (28 tahun) dan Baiq Fujianti (Almarhum).

Kakak kedua Zohri, Lalu Maarif mengatakan sejak kecil, adiknya itu memang sudah memiliki bakat lari.  Menurut Maarif, adiknya itu sejak kecil bahkan memiliki cita-cita ingin terkenal sebagai atlet lari.

3Masih Duduk di Bangku SMA

Lalu Muhammad Zohri saat bertanding di kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia. (IAAF)

Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Zohri masih duduk di Kelas XII SMA Negeri 2 Mataram. Dia juga saat ini masih tercatat sebagai atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Dinas Pemuda dan Olahraga Nusa Tenggara Barat.

Dia terdaftar di PPLP Dispora NTB pada tahun 2016. Pada saat itu, bakatnya ditemukan oleh guru olahraganya di SMP Negeri 1 Pemenang di Kabupaten Lombok Utara.

4Latihan Lari Tanpa Sepatu

Kakak Zohri, Lalu Maarif mengatakan adiknya itu saban hari latihan lari sepanjang 10 kilometer. Tempat latihannya bukanlah di sebuah stadion megah, melainkan di gang kampung dekat rumahnya.

"Bahkan saat lari dia tidak menggunakan alas kaki atau sepatu," ujar Maarif. Keterbatasan tidak membuat Zohri patah arang. Dia tetap lari demi menggapai cita-cita.

Selain di gang, Zohri juga berlatih di Pantai Pelabuhan Bangsal, Pemenang. Pada saat ayahnya masih hidup, Zohri ditemani bapaknya berlari.

5Tinggal di Rumah Gubuk

Rumah Zohri di Lombok. (NET)

Di balik kesuksesannya, Zohri ternyata tinggal di sebuah rumah gubuk di Dusun Karang Pangsor, Lombok, NTB. Berbaagai pihak ingin merenovasi rumahnya agar menjadi layak huni.

Namun Zohri melalui kakaknya, Lalu Maarif, ogah rumah gubuknya itu direnovasi. Alasannya sederhana, "Karena rumah ini penuh kenangan saat orangtua kami masih hidup."

HAMDANI

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments