hero

EDITOR : DIAN KENCANA DEWI

15 Juni 2018, 14:00 WIB

KOREA SELATAN

Terkadang, untuk meraih kesuksesan jalan yang dilalui tidak selalu mulus. Perlu banyak pengorbanan dan air mata. Begitupun dengan K-Pop idol. Beberapa K-Pop idol punya masa lalu kelam dan masalah dalam keluarga mereka. Melihat popularitas yang kini diraih, kamu enggak akan menyangka nama-nama yang ada dalam daftar ini.

 

 

 

1. Sunmi

Saat Sunmi masih duduk di kelas empat, dia memutuskan untuk menjadi seorang selebriti. Bukan hanya karena dia memiliki passion disitu, tapi juga karena dia percaya bahwa menjadi terkenal adalah cara tercepat untuk menghasilkan uang. Ayah Sunmi adalah orangtua tunggal, membesarkan Sunmi dan dua saudara laki-lakinya. Ia menderita tuberkulosis dan komplikasi sehingga harus dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu, Sunmi ingin menghasilkan uang agar dapat membayar biaya perawatan ayahnya.

Kesulitan ekonomi di masa lalu membuat Sunmi rajin ikut audisi idol.

Sementara itu gurunya menyarankan agar Sunmi menjadi guru saja. Namun, menurut Sunmi akan memakan waktu lama untuk menjadi sukses dan kaya jika hanya bekerja sebagai guru. Pada usia 12 tahun, Sunmi mulai rajin ikut audisi. Kemudian, saat ia berumur 14 tahun, Sunmi pun menjadi trainee di JYP Entertainment. Sayangnya, ayah Sunmi meninggal tiga bulan sebelum dia memulai debutnya. Kabar ini akhirnya menjadi berita nasional. Setelah itu, Sunmi dan dua saudara lelakinya diangkat oleh sebuah keluarga yang penuh kasih.

2. Taeyang (BIGBANG)

Taeyang merupakan salah satu K-Pop idol yang paling terkenal di dunia saat ini. Tapi untuk mecapai posisinya seperti sekarang, dia harus mengalami banyak kejadian miris lebih dulu. Ketika Taeyang berusia 13 tahun, ia memutuskan untuk keluar dari rumah dan hidup mandiri. Dia mau mengurangi beban keluarganya yang berjuang untuk bertahan hidup karena krisis ekonomi yang sedang melanda Korea pada saat itu. Taeyang mengikuti sebuah audisi di agensi hiburan demi bisa bertahan di Seoul.

Dari tak punya apa-apa, kini Taeyang bisa dibilang punya segalanya.

Taeyang bercerita, “Agensi tersebut mencari rapper muda, jadi aku ikut saja audisinya. Aku pun diterima. Saat itulah pertama kalinya aku mengenal hiphop dan langung bikin aku pengin jadi trainee," katanya. Meski Taeyang sepenuhnya berusaha sendiri, ia berhasil jadi idola dunia. Taeyang yang tadinya tidak punya apa-apa berhasil masuk ke Forbes List 2017 dengan uang yang ia peroleh dari penghasilan grup BIGBANG.

3. Tiffany (Girls' Generation)

Tiffany kehilangan ibunya ketika dia berusia 14 tahun. Dia merasa sangat kehilangan dan dia menemukan bahwa musik adalah satu-satunya solusi. Selain itu, selama lima hari Tiffany harus meyakinkan ayahnya, yang tidak setuju dengan karir bernyanyinya, untuk pergi ke Korea memulai masa training. Lalu, Tiffany harus mengambil pekerjaan sampingan setelah selesai training seperti mengajar bahasa Inggris untuk tetap bertahan hidup sendiri di Korea.

Dikenal selalu ceria, Tiffany ternyata menyimpan cerita sedih.

Sebelumnya, Tiffany tidak pernah mengungkapkan sejarah keluarganya kepada para penggemar. Tapi saat acara Kim Jung Eun’s Chocolate pada 2009, dia mendedikasikan penghargaan yang didapat untuk mendiang ibunya. “Meskipun kamu sudah meninggalkanku ibu, kamu telah memberiku delapan saudara perempuan dan aku sangat berterima kasih padamu dan Tuhan untuk semua itu," ujar Tiffany. Fans tidak tahu bahwa Tiffany memiliki cerita keluarga yang menyakitkan tersembunyi di balik senyumnya, karena dia adalah salah satu anggota paling cerita di grup Girls' Generation. 

4. Leeteuk (Super Junior)

Leeteuk Super Junior pernah mengatakan bahwa kesetiaannya pada karir dan keinginannya untuk sukses dikarenakan masa kecilnya yang susah. Orang tuanya selalu bertengkar dan bahkan pernah memukulnya. Leeteuk pun ingin meraih kebahagiannya dengan mewujudkan impiannya dan berhasil setiap melakukan sesuatu. Enggak hanya itu, karena alasan keuangan, ayah Leeteuk membunuh kakek neneknya yang sakit parah, dan kemudian memutuskan untuk bunuh diri. Hal ini terjadi saat Leeteuk sedang menjalani wamil.

Kisah sedih Leeteuk memicu kritik terhadap pemerintah Korsel.

Anggota Super Junior yang lain membantunya melewati masa berkabung. Tragedi ini menjadi masalah dan memicu pembicaraan tentang bagaimana pemerintah harus bekerja lebih keras untuk melindungi populasi angkatan tua yang didiagnosa menderita Alzheimer dan penyakit lainnya.

5. IU

Keluarga IU jatuh miskin karena terlilit utang. Sementara orang tua IU mencoba untuk memperbaiki keadaan ekonomi mereka, IU dan tiga saudaranya tinggal bersama nenek mereka. Awalnya, mereka tinggal di sebuah ruangan kecil yang penuh dengan kecoak. Kemudian, mereka pindah ke rumah seorang kerabat, di mana IU harus menghadapi pelecehan verbal dari orang itu. Kerabatnya mengatakan dalam keadaan mabuk bahwa IU tidak akan pernah menjadi penyanyi dan dia seharusnya belajar saja tidak perlu latihan nyanyi. 

IU kini sukses sebagai penyanyi solo dan produser.

IU ingat betul kalau ia berpura-pura tertidur saat mengalami pelecehan verbal ini. Dia memutuskan pada titik tersebut bahwa dia akan mencoba yang terbaik untuk menjadi penyanyi sukses. IU pernah ditipu untuk mengirimkan sejumlah uang  ke agensi saat audisi menjadi trainee. IU benar-benar sakit hati karena uang itu punya neneknya yang menabung sedikit demi sedikit hasil dari menjual aksesoris.

6. Yunho (TVXQ)

Yunho dan keluarganya pernah menghadapi kesulitan yang luar biasa ketika ayah Yunho bangkrut. Saat berusia 12 tahun, Yunho sudah harus bekerja untuk   melunasi utang dan membantu biaya pendidikan adiknya. Orang tua Yunho mengambil dua pekerjaan sekaligus agar kondisi keluarga mereka seperti sedia kala lagi. “Aku pikir ayahku berselingkuh karena dia selalu meninggalkan rumah jam 4 pagi setiap hari. Suatu hari, aku mengikutinya dan ternyata dia mengantar koran untuk penghasilan tambahan," katanya. 

Yunho tak mendapat dukungan keluarga saat memutuskan jadi idol trainee. 

Ketika Yunho memutuskan mengikuti masa training di SM Entertainment untuk menjadi seorang penyanyi, keluarganya tidak setuju soal karirnya di K-Pop dan tidak memberikannya dukungan finansial sepeser pun. Tanpa uang, Yunho tidak punya pilihan selain tidur di stasiun kereta bawah tanah sampai akhirnya dia bertemu JunSu yang menyelamatkannya. Meskipun begitu, Yunho meneladani ayahnya. "Karena dia punya rasa tanggung jawab yang luar biasa," ujar Yunho. Ayahnya memotivasi Yunho untuk jadi sukses dan memberikan buah kesuksesan itu kepada keluarnya, persis seperti yang dilakukan oleh ayahnya.

7. Jaejoong (JYJ)

Jaejoong diadopsi ketika dia berumur tiga tahun, tanpa mengetahui dia masih memiliki orang tua kandung. Ibu kandungnya menjelaskan dalam wawancara majalah bahwa dia tidak punya pilihan lain. “Suami saya kehilangan semua uangnya karena penipuan. Kami berpisah pada tahun 1989. Saya dulu pelayan di sebuah restoran dan bekerja mulai dari pukul 10.00 hingga 23.00. Saya tidak bisa menjaga Jaejoong. Tidak ada hari libur atau taman kanak-kanak waktu itu. Saya pun hanya memberinya makanan sisa dari restoran. Semuanya berjalan rumit. Seorang kenalan saya pun menyarankan agar saya membawa Jaejoong untuk diadopsi. Dia memiliki kakak laki-laki yang memiliki delapan putri dan ingin memiliki anak lelaki," kata ibu kandung Jaejoong.

Latar belakang keluarganya lumayan ribet, ya.

Pada 2004, ibu biologis Jaejoong sadar akan keberadaan putranya ketika Jaejoong mulai debut dengan TVXQ dan mencoba untuk berhubungan kembali dengannya. Pada tahun 2005, ketika Jaejoong mendaftarkan diri untuk wajib militer, ia harus merapikan daftar keluarganya lebih dulu- di atas kertas, ia milik kedua orang tua kandung dan orang tua angkatnya. Jadi ibu kandung Jaejoong pun harus ke pengadilan untuk memverifikasi bahwa Jaejoong adalah putra kandungnya. Sementara orang tua angkatnya harus menanggapi hal tersebut dan memverifikasi bahwa mereka telah merawat Jaejoong. Walaupun kasus ini tidak menimbulkan konflik, tapi banyak rumor yang muncul tentang Jaejoong dan dua keluarganya itu. Menanggapi hal ini, Jaejoong angkat bicara, "Aku ingin terus hidup sebagai Kim Jae Joong, seperti yang selalu aku lakukan. Aku juga ingin keluarga kandung dan angkatku terus saling memahami dan saling mengasihi," pungkasnya.

KOREA BOO | REEL RUNDOWN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments