hero
Ilustrasi kekurangan vitamin B12. (BRIGHTSIDE)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

23 Mei 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Kekurangan vitamin B12 adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum. Ada dua penyebab utama enggak seimbangnya nutrisi ini, yakni diet vegetarian yang terlalu ketat dan praktik bedah untuk menurunkan berat badan.

Vitamin B12 memainkan peran penting dalam tubuh layaknya ‘pembangkit tenaga listrik’. Sehingga tubuh akan menunjukkan gejala saat kekurangan vitamin tersebut.

Sayang, terlalu banyak orang mengaitkan gejala-gejala itu dengan stres atau terlalu sibuk. Berikut beberapa gejala kurangnya vitamin B12 dalam tubuh yang patut kamu ketahui seperti dilansir Brightside berikut ini.

1Lemas dan merasa kelelahan

Lemas dan merasa kelelahan. (BRIGHTSIDE)

Menurut Chief Wellness Officer di Cleveland Clinic Wellness Institute, Michael Roizen, rasa lemas dan kelelahan adalah salah satu gejala paling umum dari kurangnya vitamin B12. Ketika pasokan vitamin menurun, tubuh memproduksi lebih sedikit sel darah merah yang diperlukan untuk menyebarkan oksigen. Akibatnya, kamu merasa mengantuk, letih, lelah, dan bahkan pusing.

2Napas pendek

Napas pendek. (BRIGHTSIDE)

Salah satu tanda fisiologis yang juga mungkin muncul  adalah sesak napas saat beraktivitas. Vitamin B12 berkontribusi pada produksi hemoglobin, protein untuk transportasi oksigen dalam aliran darah. Kekurangan vitamin dapat mengurangi aliran oksigen ke jaringan. Sehingga menyebabkan anemia yang dapat membuat sesak napas dan lemas.

3Sering kesemutan

Sering kesemutan. (BRIGHTSIDE)

Kurangnya B12 dapat merusak kinerja sel-sel saraf, yang mengarah ke sensasi kesemutan pada tangan dan kakimu. Jika diabaikan, gejala ini akan menjadi permanen dan berubah menjadi parestesia atau sensasi seperti tertusuk.

4Kulit pucat atau menguning

Kulit pucat atau menguning. (BRIGHTSIDE)

Indikasi fisik lain dari rendahnya kadar vitamin B12 dalam tubuh adalah penyakit kuning pada kulit atau tanda putih mata. Produksi sel darah merah bergantung pada vitamin B12. Sehingga kekurangan vitamin dapat menggiring pada anemia yang disebut anemia megaloblastik.

Dengan kondisi ini, sel darah merah besar, rapuh, dan enggak dapat membelah. Mereka terlalu besar untuk keluar dari sumsum tulang dan masuk ke sirkulasi darah. Hal tersebut dapat membuat kamu akan mengalami kekurangan sel darah merah dan kulit tampak pucat.

5Lidah membengkak dan merah

Lidah membengkak dan merah. (BRIGHTSIDE)

Kalau kamu seorang vegan, memiliki penyakit sistem pencernaan tertentu, atau mengonsumsi alkohol, kamu berisiko mengalami defisit vitamin B12. Gejala tersebut bisa tampak pada organ oral, yaitu glositis yang ditandai dengan lidah membengkak dan kemerahan.

Kurangnya vitamin B12, sintesis DNA menjadi terganggu. Akibatnya sel-sel epitel mulut mulai membelah dengan cepat dan menyebabkan glositis. Gejala glositis bisa muncul dan hilang, namun memburuk seiring berjalannya hari.

6Konstipasi dan perut kembung

Konstipasi dan perut kembung. (MOMJUNCTION)

Ada banyak faktor yang menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit atau gas, dan defisit vitamin B12 adalah salah satunya. Jika diabaikan, defisiensi B12 dapat menyebabkan sembelit kronis, sakit perut, gas, diare, dan kehilangan nafsu makan.

Tingkat vitamin yang rendah memengaruhi fungsi normal saluran pencernaan. Untuk mengembalikan kadar vitamin B12 yang normal dan untuk menghilangkan konstipasi, konsumsilah suplemen vitamin B12.

7Pandangan kabur

Pandangan kabur. (BRIGHTSIDE)

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Karena vitamin memainkan peran penting dalam fungsi dan saraf.

Kehilangan penglihatan dapat didiagnosis di antara orang yang menderita kekurangan gizi atau yang enggak mengonsumsi produk hewani. Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa kombinasi Vitamin E, DHA, dan Vitamin B12 berperan meningkatkan visual dan sensitivitas retina pasien glaukoma.

8Depresi dan perubahan perilaku

Depresi dan perubahan perilaku. (BRIGHTSIDE)

Kekurangan beberapa vitamin penting dapat menyebabkan depresi dan perubahan perilaku, termasuk kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin berdampak pada produksi serotonin di otak. Serotonin membantu mengatur suasana hatimu.

9Tulang rapuh

Tulang rapuh. (BRIGHTSIDE)

Sama seperti kalsium dan vitamin D, vitamin B12 memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan sel-sel pembentukan tulang tubuh.

Sehingga kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan osteoporosis. Penyakit ini ditandai oleh tulang yang rapuh sebagai akibat dari hilangnya jaringan yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Tulang pun rentan mengalami keropos dan patah tulang.

 

BRIGHTSIDE| EXPRESS

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments