hero
(NET/Jimmy Martino)

EDITOR : FEBRY ARIFMAWAN

21 Maret 2018, 18:53 WIB

JAWA BARAT, INDONESIA

Kereta Api Cepat Indonesia Cina (KCIC) yang digadang-gadang sebagai mega proyek terbesar di tanah air, pembangunannya dipastikan bakal meleset dari target. Hal itu disampaikan Menteri BUMN, Rini Soemarno, saat meninjau lokasi proyek pembangunan KCIC di Cikalongwetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu siang. Berikut ini 3 penyebab molornya proyek tersebut.

1Persoalan Lahan

Pembebasan lahan yang dilalui kereta api cepat Jakarta-Bandung belum rampung. Adanya perubahan tata ruang di beberapa titik termasuk terowongan membuat target selesai di 2019 meleset. 

"Kemarin tertunda tidak terlepas karena RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) nasional tertunda, dan ada 4 kabupaten yang RTRW-nya belum terselesaikan," ujar Rini saat meninjau lokasi proyek di kawasan Walini, Desa Kanangasari, Cikalong Wetan, Bandung Barat.

Menteri BUMN, Rini Soemarno meninjau proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. (NET/Jimmy Martino)

 

2Pembebasan Lahan Terhambat, Proyek Tersendat

Belum selesainya pembebasan lahan membuat kerja proyek terhambat. Salah satunya di areal tanah perkebunan Walini, di Cikalongwetan, Bandung Barat.

Sejak dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo, pertengahan Januari 2016 lalu, progres pembangunan di titik yang rencananya akan dijadikan stasiun ini belum berubah banyak. Sejumlah pekerja proyek dan beberapa alat berat banyak yang tak beroperasi. 

Salah satu areal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Walini, Bandung Barat. (NET/Jimmy Martino)

“Waktu itu kita harapkan tahun 2016 lahan itu bebas, jadi kami mohon maaf. Akhirnya memakan waktu lebih lama dan masalah yang terjadi pembebasan lahan bukan hanya di kereta cepat,” kata Menteri BUMN, Rini Soemarno.

3Luas Lahan yang Dibebaskan Baru 56%

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung harus membebaskan lahan di sembilan kota dan kabupaten di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dari keseluruhan lahan, baru 56 persen yang diselesaikan pembebasannya. Meski demikian, April 2018 ini pembebasan lahan rencananya sudah selesai semua. 

Plang proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung di lokasi. (NET/Jimmy Martino)

KCIC akan menghubungkan kawasan Halim Perdana Kusumah, Jakarta, menuju Tegal Luar, Kabupaten Bandung yang berjarak lebih dari 200 kilometer. Jika sudah jadi, Jakarta-Bandung bisa ditempuh cukup 45 menit saja.
 
Rini memastikan megaproyek senilai 5,6 miliar dollar ini akan rampung pada 2020. Ia juga menegaskan tak ada masalah dalam hal pendanaan proyek.

JIMMY MARTINO

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments