hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

14 Maret 2018, 16:20 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap narkoba jenis baru. Barang terlarang itu bernama Pentylone. Ia masuk dalam jenis narkoba berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 58 Tahun 2017.

"Ini narkotika jenis baru. Barang ini baru ditemukan di Jakarta Barat," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di kantornya, Rabu, 14 Maret 2018.

Hengky mengatakan, penemuan peredaran Pentylone ini berawal dari pengungkapan sabu sebanyak 300 gram. Polisi menangkap 3 orang, yaitu Yudi, Tarmizi dan Rinaldy. Polisi kemudian menggeledah rumah Yudi. Di sana ditemukan 40 butir Pentylone yang disimpan Novi, istri Yudi. 

Berikut fakta pengungkapan narkoba jenis baru itu.

1Peredaran Dikendalikan dari Lapas

Polisi menyebut peredaran Pentylone dikendalikan dari balik lembaga pemasyarakatan. Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi barang dikendalikan seseorang berinisial JB yang berada di dalam Lapas Tangerang.

JB kemudian mengirim barang kepada Yudi dan Novi, pasangan suami istri. Yudi dan Novi yang kemudian menjual barang tersebut.

Empat tersangka pengedar sabu dan narkoba jenis baru Pentylone di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu, 14 Maret 2018. (NET/Teo Hernar Fandi)

 

2Satu Butir Dihargai Rp500 Ribu

Saat penangkapan Yudi dan Novi, polisi hanya menemukan 40 butir. Itu adalah dari sisa penjualan sebelumnya. Pentylone dijual seharga Rp500 ribu per kapsul 

Menurut Hengki, Pentylone yang berbentuk kapsul itu dapat digunakan langsung dengan cara diminum. Selain itu, bisa pula dicampur dengan air minum.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menunjukkan Pentylone. (NET/Teo Hernar Fandi)

 

3Halusinasi Hingga Insomnia

Pengguna Pentylone akan merasakan beberapa efek akibat pemakaian. "Ini mengakibatkan adanya stimulan, kemudian halusinasi dan euforia berlebihan," kata Hengki.

Selain itu, pemakai juga akan merasakan efek insomnia.

Penggunaan Pentylone berefek dari halusinasi hingga euforia. (NET/Teo Hernar Fandi)

Hengki mengatakan, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba jenis baru ini. Ia juga berjanji akan mengembangkan lebih jauh kasus ini.

TEO HERNAR FANDI

7

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments