hero
(ANTARA)

EDITOR : REZA ADITYA

22 Februari 2018, 16:20 WIB

INDONESIA

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan pulang ke tanah air. Setelah menjalani pengobatan mata lebih dari 10 bulan di Singapura, mantan anggota Korps Bhayangkara itu kembali ke negaranya hari ini.

Novel tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta sekitar pukul 11.00 WIB. Dia dijemput oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dan bergegas langsung ke gedung Komisi.

BACA JUGA:

Gedung KPK yang terletak di JL Kuningan Persada, Jakarta Selatan sudah dipenuhi sejumlah aktivis dan pegiat antikorupsi menyambut kedatangan Novel Baswedan.  Di depan kantor Komisi juga telah disediakan panggung kecil.

Dari panggung itu, Novel menyampaikan orasi singkat. Ada beberapa hal yang disampaikan lulusan Akademi Polisi tahun 1998 itu.

1Ucapan Terima Kasih

Penyidik KPK Novel Baswedan didampingi istrinya Rina Emilda memasuki mobil setibanya dari Bandara Soetta, Kamis, 22 Februari 2018. (ANTARA)

 

Novel menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya dan mengakomodir biaya pengobatannya selama di Singaopura.

"Saya mengucapkan terima kasih ke masyarakat Indonesia, kepada Bapak Presiden, Wakil Presiden, yang telah memberikan perhatian, dukungan, danpembiayaan selama pengobatan di Singapura," kata Novel.

Tak lupa dia juga mengucapkan terima kasih ke pimpinan dan pegawai KPK. Novel berharap bisa kembali pulih dan bekerja sebagai penyidik KPK. "Saya ingin ke depan semakin kuat dan saya berharap proses pengobatan mata saya tuntas."

Dia juga bahkan berterima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Metro Jaya atas perlindungan yang telah diberikan selama ini. 

2Semakin Kuat

Penyidik KPK Novel Baswedan setibanya dari Bandara Soetta, Kamis, 22 Februari 2018. (ANTARA)

 

Penyidik yang pernah menangani kasus korupsi bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan peristiwa penyiraman air keras yang menimpanya tak membuat gentar.

Novel mengaku malah semakin berani memberantas korupsi. "Bagi saya yang terjadi kepada diri saya, penyerangan diri saya tak ingin jenjadikan kelemahan, tapi penyemangat buat diri saya," kata Novel.

3Tidak Takut

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di Gedung KPK, Kamis, 22 Februari 2018. (ANTARA)


Novel berpesan kepada semuanya, baik itu pegawai KPK, aktvis antikorupsi, dan penegak hukum yang sedang bertugas memberantas korupsi tidak takut. Novel tak ingin insiden yang menimpanya membuat nyali pemberantasan korupsi ciut.

"Dalam rangka bertugas memberantas korupsi tentu hal ini menularkan semangat yang sama," ujar Novel. "Sehingga kita bisa semakin berani. Semakin sungguh-sungguh dalam pemberantasan korupsi."

4Pesan untuk Pelaku Penyiraman

Novel Baswedan. (NET)

 

Mantan Kasat Reskrim Polres Bengkulu itu mengatakan hikmah dari penyerangan yang dialaminya adalah semakin menguatkan niatnya untuk memberantas korupsi. Dia bahkan tidak takut terhadap orang yang menyerangnya.

"Karena apabila kejadian ini mebuat takut dan menurunkan produktivitas kerja tentunya ini kemenangan bagi pelaku penyerangan," ujar Novel. "Dan saya tak ingin itu terjadi."

5Doa untuk Kesembuhan Total Mata

Novel Baswedan. (NET)

 

Kondisi mata kiri Novel belum sepenuhnya pulih. Dia masih harus menjalani operasi kedua di Singapura. Penyidik yang pernah menangani kasus korupsi bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin itu meminta doa kesembuhan.

"Dalam waktu yang tak terlalu lama proses pengobatan mata saya bisa  segera tuntas," ujar dia. "Setelah itu saya bisa melakukan tugas sebagaimana mestinya."

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments