hero

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

19 Februari 2018, 15:50 WIB

DEPOK, INDONESIA

Tiga terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan PT First Travel menjalani sidang perdana. Agenda sidang adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa di Pengadilan Negeri Depok, Senin, 19 Februari 2018.

Dalam dakwaannya, jaksa mendakwa Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, melakukan penipuan, penggelapan dan pencucian uang calon jemaah umrah. Jaksa juga sempat menyebut nama selebriti Syahrini dalam surat dakwaan.

BACA JUGA: Bos First Travel Disidang, Korban: Kembalikan Uang Kami!

Apa saja detail dakwaan jaksa kepada tiga terdakwa? NET.Z rangkumkan sebagai berikut. 

1Kerugian Jemaah Sebesar Rp905,3 Miliar

Andika, Anniesa dan Kiki didakwa melakukan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang calon jemaah umrah. Jaksa penuntut umum Heri Jerman mengatakan, peristiwa pidana ini terjadi selama dua tahun hingga 2017. Selama kurun waktu itu, terdakwa mengambil uang yang telah disetorkan jemaah ke First Travel sebesar Rp 905,333 miliar.

"Hingga Juli 2017 tidak dikembalikan terdakwa pada calon jamaah sebagai pemilik uang," kata jaksa.

Korban First Travel alias calon jemaah yang gagal berangkat menghadiri sidang perdana bos First Travel di PN Depok, Senin, 19 Februari 2018. (NET/Damar Pamungkas)

Uang tersebut merupakan akumulasi dari uang yang disetorkan calon jamaah untuk paket promo umrah senilai Rp 14,3 juta per orang. Calon jemaah bisa berangkat umrah satu tahun setelah pembayaran lunas. Namun, hingga dua tahun para calon jemaah tak kunjung berangkat.

2Korban Berjumlah 63 Ribu Orang

Jaksa mengatakan, korban yang mendaftar dan membayar lunas paket umrah murah First Travel berjumlah 93.295 orang. Total uang lebih dari Rp1 triliun.

Dari 93 ribu itu, First Travel hanya memberangkatkan sekitar 29.985 orang. Sehingga tersisa sekitar 63.310 orang yang belum berangkat.

Andika Surachman di Polda Metro Jaya, Agustus 2017 lalu. (NET/Lukman)

Jaksa menjelaskan, dari uang Rp1 triliun lebih itu, ada yang telah dibayarkan untuk memberangkatkan umrah. Sehingga, uang Rp905,333 miliar adalah uang dari 63.310 jemaah yang belum diberangkatkan.

Jaksa memaparkan sejumlah paket perjalanan umrah yang ditawarkan First Travel ada sejak Januari 2015. Ada juga paket umrah promo 2017 dengan harga Rp 14,3 juta, paket umrah reguler Rp 26,6 juta, serta paket deluxe dan paket VIP yang harganya Rp 54 juta per orang.

Calon jemaah antre untuk mengurus pengembalian dana terkait permasalahan umrah promo di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Juli 2017 lalu. (ANTARA/Sigid Kurniawan)

 

3Uang Dipakai untuk Jalan-Jalan

Uang yang disetorkan calon jemaah digunakan untuk kegiatan pribadi bos First Travel. Mereka didakwa melakukan pencucian uang dengan mengalihkannya dalam bentuk aset dan kegiatan lainnya.

Selain itu, uang juga digunakan ketiganya untuk jalan-jalan ke beberapa negara Eropa. "Seluruh biayanya diambil dari uang setoran calon jamaah umrah First Travel," kata jaksa.

Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan. (Screenshot Youtube First Travel Official)

Total uang yang digunakan untuk pelesir keliling Eropa itu berjumlah Rp8,6 miliar.

4Uang Jemaah untuk Sewa Booth Event

Anniesa memanfaatkan uang calon jemaah umrah untuk menyewa booth di event "Hello Indonesia". Acara ini berlangsung di Trafalgar Square, London, pada 2014 dan 2015 silam.

Anniesa menggunakan uang jemaah sekitar Rp2 miliar untuk keperluan bisnis fashionnya tersebut.

Anniesa Hasibuan. (NET/Yogi)

 

5Beli Aset dengan Uang Jemaah

Uang calon jemaah umrah First Travel juga digunakan untuk membeli tanah dan bangunan. Selain itu, para terdakwa juga membeli sejumlah kendaraan mewah dan barang mewah.

Sebagian barang yang disita dari dugaan tindak pidana penipuan First Travel. (NET/Mayfree)

Aset yang dibelinya di antaranya, jam tangan Karl Bucher tahun 2015 seharga Rp 200 juta, cincin berlian tahun 2016 seharga Rp 150 juta, dan mobil BMW Z4 tahun 2016 seharga Rp 700 juta. Hingga pembelian tanah di Venesia Sentul City, tanah dan bangunan di Radar Auri, Cimanggis, Depok, serta tanah dan bangunan di Kebagusan, Pasar Minggu.

Selebihnya, uang ditransfer ke sejumlah rekening dan membayar sewa gedung kantor First Travel.

Tim penyidik Bareskrim Mabes Polri menggeledah kantor biro First Travel di Cisalak, Depok, Jawa Barat, Agustus 2017 lalu. (ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

 

6Nama Syahrini Disebut, Ini Perannya

Selebriti Syahrini disebut dalam surat dakwaan. Syahrini berperan untuk mempromosikan paket umrah murah yang digawangi First Travel.

"Menggunakan media promosi melalui publik figur, antara lain dengan memberangkatkan artis Rini Fatimah Jaelani alias Syahrini dengan menjalankan ibadah umrah dengan fasilitas VIP plus," ujar jaksa.

Unggahan Syahrini saat umrah dengan First Travel. (Screenshot Instagram Syahrini)

Imbal balik yang diberikan Syahrini adalah diminta menggunakan atribut First Travel serta membuat video blog (vlog) dan foto.

"Mem-posting, mempublikasi minimal 2 kali sehari rangkaian perjalanan Syahrini sejak berangkat hingga pulang dengan menggunakan hashtag First Travel," sambung jaksa. 

Syahrini pernah diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus penipuan umrah First Travel, Oktober 2017 lalu. (ANTARA/Muhammad Adimaja)

 

7Andika Digaji Rp1 Miliar

Jaksa menyatakan, Andika Surachman digaji Rp1 miliar setiap bulannya. Gaji itu dibayarkan atas posisinya sebagai Direktur Utama PT First Anugerag Karya wisata.

Sementara gaji Anniesa Hasibuan sebagai Direktur sebesar Rp500 juta per bulan. Selain itu, Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, menjabat komisaris dan kepala divisi keuangan.

Andika dan Anniesa di PN Depok. (NET/Damar Pamungkas)

 

8Tidak Didampingi Pengacara

Sidang sempat diskors pada awal persidangan karena ketidakhadiran pengacara terdakawa. Saat ditanya hakim, ketiganya tidak keberatan dakwaan dibacakan tanpa didampingi pengacara. 

Namun, masih di awal sidang, hakim Sobandi menginterupsi. Ia menyatakan pengadilan menyediakan pengacara negara untuk mendampingi ketiga terdakwa.

Kiki, Anniesa dan Andika. (NET/Damar Pamungkas)

Sebelumnya ketiga tersangka ditinggal pengacaranya yang bernama Purnomo pada Februari lalu. Jauh sebelumnya, ketiganya juga telah ditinggalkan pengacara Eggi Sudjana dan Kepala Divisi Legal First Travel, Deski.

MAYFREE SYARI

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments