hero
(PINTEREST)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

18 Januari 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Tahun lalu belum sukses dietnya? Eits, jangan menyerah, enggak ada salahnya kok kembali bikin resolusi diet. Biar badan sehat dan bentuk tubuh semakin kece. Namun, semangat diet jangan sampai membuat kamu asal mencoba berbagai diet. Karena enggak semua jenis diet cocok untuk tubuhmu.

Nah, sebelum memutuskan mau menjalankan tipe diet yang mana. Lebih baik kamu kenali dulu nih, plus minus 8 jenis diet yang bakal trend di 2018 menurut Belfast Telegraph.

1Diet karbo

Diet karbo. (QUORA)

Diet karbo sepertinya paling populer dan paling sering dianggap efektif oleh kebanyakan orang. Meski begitu, eksperimen membuktikan kalau sebenarnya diet rendah atau tanpa karbohidrat enggak menunjukkan hasil yang jauh berbeda.

Justru, kurang karbohidrat bakal membuat kamu enggak bertenaga untuk melakukan olahraga. Dan membuat ototmu menyusut. Lebih baik, bakarlah energi lebih banyak dari yang kamu asup dengan berolahraga. 

2Diet jus

Diet jus. (HEALTH AMBITION)

Sama seperti diet rendah kalori, diet jus juga tampak menjanjikan. Karena dapat mengurangi berat badan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, kamu harus waspada karena diet jus ini enggak sepenuhnya bisa mempertahankan penurunan berat badan. Pada akhirnya tergantung dengan bertambahnya kalori yang kamu asup.

Diet jus memang ampuh menurunkan berat badan secara cepat. Karena rendahnya kalori yang masuk dalam tubuh, namun ini enggak akan bertahan lama. 

3Diet detox

Diet detox. (PINTEREST)

Setelah melalui masa liburan, banyak orang ingin melakukan diet detox. Untuk membersihkan sistem tubuh dari segala asupan makanan berlebih. Enggak sedikit juga orang menggunakan suplemen atau minuman detox untuk mendukung prosesnya.

Namun, ketahuilah kalau ginjal dan hati manusia sudah dirancang untuk melakukan detox secara alami. Jadi, jangan buang uang untuk segala obat dan minuman detox yang enggak terlalu efektif. 

4Puasa selang-seling

Puasa selang-seling. (PINTEREST)

Bagi beberapa orang, diet dengan cara puasa selang-seling memang efektif membuatnya jadi lebih jarang makan dan turun berat badan. Puasa selang-seling membuat kamu menahan lapar hingga 14 jam dalam sehari, lalu tetap membatasi asupan pada jam makan.

Namun, sama seperti diet rendah karbohidrat, puasa selang-seling ini bukanlah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan. Melainkan hanya cara untuk mempermudah proses membakar energi lebih banyak dari yang diasup. 

5Diet bebas gluten

Diet bebas gluten. (PINTEREST)

Sebagian kecil orang memang memiliki masalah dengan gluten dan wajib menghindarinya demi kesehatan. Tapi, bagi kebanyakan orang gluten bukanlah masalah besar.

Produk bebas gluten yang harganya lebih mahal itu enggak menjanjikan dampak yang signifikan terhadap dietmu. Karena pada dasarnya, gluten enggak begitu berpengaruh terhadap persoalan berat badan seseorang.

6Diet makan bersih

Diet makan bersih. (EATING WELL)

Diet ini lebih populer disebut clean-eating. Di mana seseorang hanya mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi setiap waktu.

Pada praktiknya, clean eating mustahil dilakukan setiap waktu. Dan cenderung akan membuat seseorang ‘balas dendam’ pada waktu tertentu yang justru lebih berbahaya. Asal manajemen kalorimu tepat, tanpa clean-eating seharusnya berat badan juga tetap bisa turun kok. 

7Diet paleo

Diet paleo. (YOUTUBE)

Mirip seperti manusia gua, diet paleo menganjurkan seseorang untuk mengonsumsi bahan makanan tertentu. Seperti makanan zaman prasejarah yaitu hanya ikan, daging, sayuran, buah, umbi, dan kerang-kerangan.

Namun, diet ini sebetulnya hanyalah teknik untuk mengurangi asupan kalori, sama seperti jenis diet lainnya. Lagi pula, penelitian menunjukkan bahwa diet yang terlalu banyak membatasi enggak akan lebih efektif daripada diet yang lebih fleksibel. 

8Diet alkali

Diet alkali. (PINTEREST)

Diet ini adalah cara untuk membuat sistem darah manusia menjadi lebih basa. Karena diyakini pH basa dapat mencegah penyakit kanker dan membuat tubuh lebih sehat. Namun, teori ini belum sepenuhnya terbukti.

Karena jika sel kanker enggak dapat berkembang pada tubuh basa, maka begitupun juga dengan sel hidup lainnya. Hati-hati, jangan sampai niat diet justru mengganggu kesehatan tubuhmu secara keseluruhan lho.

 

 

BELFASTTELEGRAPH| EXPRESS| DAILY MAIL

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments