hero
(PINTEREST)

EDITOR : RIKHA INDRIASWARI

16 Januari 2018, 07:50 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Masih di awal tahun 2018, enggak ada salahnya kok menambah resolusi yang mungkin belum sempat mantap kamu rencanakan. Terutama, resolusi buat memperbaiki kesehatan yang akan mempengaruhi hidup kamu untuk jangka panjang. Yuk, siapkan diri untuk meninggalkan beberapa kebiasaan berikut. Demi hidup lebih sehat dan bahagia di tahun ini.

1Memakai skinny jeans

Celana jeans memang masih jadi favorit banyak orang di berbagai kalangan. Karena selalu memberi kesan nyaman dan modis. Meski begitu, waspadalah kalau kamu terlalu sering pakai jeans yang ketat alias skinny jeans. karena itu bisa memengaruhi kesehatanmu, salah satunya bikin nyeri dan mati rasa pada paha.

Usahakan jangan memakai skinny jeans terlalu lama. Atau pada saat kamu melakukan banyak gerakan dalam aktivitasmu. 

2Kecanduan smartphone

 

Phone addiction ???? #2017 #phoneaddict #partywithfriends

A post shared by chalee xo (@chaaaaleeeix) on

Nah, yang satu ini memang salah satu kebiasaan jaman now yang sedang menghinggapi banyak orang. Mulai dari usia remaja sampai dewasa. Ternyata, kebiasaan ini bisa berdampak negatif ke berbagai aspek kesehatan lho. Mulai dari masalah kesehatan leher, mata, berat badan, bahkan kesehatan mental.

Mulai sekarang, cobalah pikir kembali setiap kamu ingin membuka ponselmu. Apakah kamu benar-benar perlu memeriksanya setiap waktu?

 

3Bermalas-malasan

Penelitian membuktikan, kebiasaan duduk bermalas-malasan, baik untuk menonton televisi atau main games yang terlalu lama bisa membuat otot jadi kaku, dan peningkatan risiko serangan epilepsi. Enggak hanya itu, kurangnya aktivitas tubuh bergerak bisa membuat tulang menjadi mudah rapuh, karena jarang dilatih untuk menopang berat tubuh. 

 

4Kurang tidur

Semua orang memang selalu ingin tidur cukup. Namun seringnya enggak patuh pada jam tidur sehari-hari. Mulailah taati jadwal tidurmu karena kurang tidur hanya akan membuat konsentrasimu menurun, daya pikir melemah. Serta dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.

5Terlalu sering ngemil

 

Happy Lohri and Makar Sankranti to all :) Today I’m sharing my recipe for homemade mathri, the perfect tea time snack. It's been pretty cold here in Ottawa which makes me want to have more cups of chai all the time. Lol! So I’ve been on the hunt for snacks but all the store bought snacks like chips, biscuits, rusk, mathri and even the healthy snacks have so many preservatives and unrecognizable ingredients and we are trying to avoid them, which means no snacks with tea! :( That got me thinking that I should make something homemade for snacking. I really like the taste of Haldiram’s methi mathri, so thought why not make methi mathri at home and came up with this recipe. Instead of making the mathri with just maida, I added besan and flaxseeds to make it a bit healthy and it came out so good it was hard to believe. So delicious with methi and ajwain flavor, perfectly crispy and flaky, the flaxseeds added just a bit more crunch, a little spicy because of the coarsely ground black pepper. So so good!! I feel we avoid making deep fried or other indulgent recipes at home, at least you get to control the quality of oil and ingredients and we hardly think about that whenever we eat outside or buy packaged and processed foods. I’ve decided that this new year I’ll try to limit processed foods and make more snacks at home. This is a must try recipe if you love mathri like me, I promise you’ll make it again and again. The best part is mathri has a good shelf life so you can make lots and keep it handy for those hunger pangs. My favorite way to eat mathri is with some mango pickle and ginger tea :) Recipe on the blog. See my profile for link to my blog. Love Neha

A post shared by Neha ????Ottawa ???????? (@nehuskitchen) on

Ngemil sebenarnya bukan cuma soal makanannya yang sehat atau enggak, melainkan soal membentuk kebiasaan. Semakin kamu terbiasa memenuhi keinginan ngemil, semakin mudah pula kamu akan merasa lapar dan butuh camilan. Biasakanlah menahan diri untuk ngemil. Supaya saat makan kamu bisa merasa lebih puas dan nikmat. 

6Terlalu lama-lama berjemur matahari

Berlibur ke Bali atau kawasan pantai lainnya memang menggoda banyak orang buat berjemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari memang punya khasiat menstimulasi produksi vitamin D dalam tubuh.

Tapi juga punya efek menyebabkan mutasi cancerogenic yang sangat berbahaya jika dilakukan terlalu sering. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya kanker kulit. Pastikan kamu mengaplikasikan sunblock setiap dua jam sekali saat berenang. Atau berjemur di pantai.

Sinar matahari terbaik dimulai sejak matahari terbit hingga pukul 10 pagi. Dan sore hari sejak pukul 15.00 hingga matahari terbenam.

Selain itu, kamu juga harus memerhatikan durasi berjemur. Disarankan untuk menghabiskan waktu sekitar 20 hingga 30 menit di pagi dan sore hari. Jangan berlebihan agar kulit enggak terbakar dan mengelupas.

7Memakai lilin

Salah satu cara relaksasi yang lagi kekinian adalah menikmati aroma terapi dari lilin yang dibakar. Namun, tahukah kamu kalau lilin itu mengandung bahan kimiawi yang berpotensi membahayakan kesehatan, bahkan menimbulkan penyakit seperti alergi, asma, dan bahkan kanker?

Kalau kamu suka aroma terapi lilin, pilihlah lilin dengan bahan baku alami seperti sarang lebah dan kedelai. Yang diberikan tetesan minyak esensial yang harum.

 

 

BRIGHTSIDE| NHS UK| SCIENCEDAILY

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments