hero
Jenderal Gatot Nurmantyo. (ANTARA/Rosa Panggabean)

EDITOR : ALFIAN SYAFRIL

5 Desember 2017, 18:30 WIB

JAKARTA, INDONESIA

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo akan pensiun pada Maret 2018 mendatang. Presiden Joko Widodo pun sudah mengajukan nama pengganti Gatot ke DPR.

Berkarier sejak 1982, Jenderal Gatot akan segera memasuki purna tugas. Gatot mengungkapkan beberapa rencana kegiatan di masa pensiun nanti saat diwawancara wartawan usai menghadiri rapat bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor, Selasa, 5 Desember 2017. Apa saja rencana Jenderal Gatot?

1Habiskan Waktu Bersama Keluarga, Karena Tidak Pernah Cuti Tahunan

Jenderal Gatot mengatakan selama menjadi prajurit TNI, dirinya tidak pernah mengambil cuti tahunan. "Saya ini tidak pernah mengalami cuti tahunan selama saya mengabdi sejak 1982 sampai sekarang. Saya mengalami operasi 7 kali, hanya sekali saja saya mengalami cuti operasi," kata Gatot.

Jenderal Gatot Nurmantyo menyalami prajurit TNI dan Polri di Kompleks Perumahan Kodam XVI Pattimura, Ambon, Maluku. (ANTARA/Izaac Mulyawan)

Ia mengaku banyak waktu yang dilewatkan tanpa keluarga. Waktu dengan keluarga pun diakui Gatot sangat minim.

"Anak-anak saya tumbuh berkembang tanpa gendongan saya, sehingga saya merasa berhutang kepada keluarga," ujarnya.

2Berencana Momong Cucu

Banyaknya kehilangan waktu dengan keluarga, bahkan tak cukup sering mengikuti tumbuh kembang anak-anaknya, membuat Jenderal Gatot merasa berhutang. Gatot berjanji akan membayar itu semua dengan momong cucu.

"Saya membalasnya tidak bisa dengan anak saya. Mereka sudah gede-gede. Kan gitu. Saya membalasnya pada cucu," kata Gatot.

Jendral Gatot Nurmantyo bersama istri Neni Gatot Nurmantyo menaburkan bunga di makam Jendral Besar Soedirman, Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, DI Yogyakarta. (ANTARA/Hendra Nurdiyansyah)

"Jadi istilahnya, cari mukalah sama anak, sambil monitor, bagaimana sih dari anak-anak sampai dewasa, saya kan nggak ngelihat. Saya pulang sebentar, saya tinggal lagi," sambung dia.

Jenderal Gatot tidak mau kalah dengan Presiden Jokowi yang masih sempat momong cucu di tengah kesibukan. "Ini kan saya tidak mau kalah sama Presiden. Presiden masih sibuk kan, nah saya bisalah ngemong cucu, iya dong," pungkasnya.

3Jika Ditawari Terjun ke Dunia Politik

Jenderal Gatot tidak menjawab gamblang saat ditanya akan masuk dunia politik setelah pensiun. Gatot menegaskan saat ini dia belum pensiun. "Saya belum pensiun, aturan terhadap saya masih tetap berlaku," kata dia.

Jenderal Gatot Nurmantyo saat berdiskusi bersama Fraksi PKS DPR di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, September lalu. (ANTARA/Wahyu Putro A)

Namun begitu, Gatot siap mengabdi kepada negara jika ada tawaran usai pensiun. "Saya sebagai seorang prajurit, walaupun pensiun, manakala negara memanggil untuk mengabdi, sekecil apa pun, saya siap mengabdi," tegasnya.

"Termasuk dunia politik?" tanya wartawan.

"Apapun yang diminta negara, apapun saya berikan. Tidak akan saya menghindari itu," kata Gatot.

4Kemungkinan Berduet dengan Jokowi di 2019

Nama Gatot beberapa kali masuk dalam survei terkait Pemilihan Presiden 2019. Gatot ditanyai wartawan jika ditawari mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden. Gatot belum bisa memastikan. "Saya katakan nanti sajalah kita lihat," kata dia.

Presiden Joko Widodo didampingi Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kiri), Oktober lalu. (ANTARA/Setpres/Agus Suparto) 

Gatot menegaskan belum memikirkan hal itu. Menurutnya, saat ini memastikan proses pergantian Panglima TNI berjalan mulus.

"Sekarang saya bagaimana perintah Pak Jokowi menyiapkan semuanya ini. Sekarang ini secara de facto dan de jure saya masih Panglima TNI. Masih punya kesempatan untuk menyiapkan, sehingga pada saat pergantian berjalan mulus semuanya karena memang itu yang harus dilakukan menghadapi tugas-tugas Pak Hadi ke depan," kata dia.

Jenderal Gatot mendampingi Presiden Jokowi menggunakan motor trail di Jalur Trans Papua, Mei silam. (ANTARA/Iwan Adisaputra)

BACA JUGA:
10 Hal Tentang Hadi Tjahjanto, Calon Panglima TNI Pilihan Presiden Jokowi
Kata Jenderal Gatot soal Calon Penggantinya
Alasan Presiden Jokowi Pilih Marsekal Hadi Tjahjanto

PRIHARDANI PURBA

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments