Beberapa bulan terakhir, seluruh penjuru dunia diramaikan dengan isu tentang bencana dan kerusakan di bumi. Salah satu yang paling banyak mendapat perhatian adalah kebakaran yang terjadi di Australia.

Kurang lebih selama tiga bulan, kebakaran semak di hutan Australia telah merenggut nyawa 28 orang, membakar hangus ribuan rumah dan satwa liar, hingga jutaan hektar hutan.

Kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne sempat diselimuti asap tebal. Namun, New South Wales adalah bagian yang paling parah terdampak. Bahkan, saat ini masih ada 100 titik kebakaran.

Dikutip dari CNN, Biro Meteorologi Australia mengatakan bahwa musim semi kemarin adalah yang paling panas. Bahkan, suhu di beberapa bagian Australia mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

Para ahli mengatakan banyak faktor penyebab dibalik bencana di Australia ini. Perubahan iklim digadang-gadang sebagai penyebab utamanya, 

Polisi setempat sudah menindak 183 orang sejak bulan November lalu, 24 orang diantaranya ketahuan membakar lahan dengan sengaja.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menekankan pihaknya akan mengambil langkah strategis untuk mengurangi dampak kebakaran hutan. Meski demikian, Scott tidak menjamin langkah tersebut bisa menghentikan kebakaran lahan ini.

CNN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments