Banyak cara yang dilakukan massa mahasiswa dalam berunjukrasa kepada pemerintah dan DPR beberapa hari ini. Mereka memprotes sikap pemerintah yang belakangan dianggap bertolak belakang dengan keinginan masyarakat.

Hal ini membuat ribuan mahasiswa di berbagai kota terpanggil untuk turun ke jalan. Meneriakan tuntutan-tuntutan dan membawa poster serta spanduk. Adapun poin-poin yang menjadi tuntutannya adalah sebagai berikut:

1. Mendesak adanya penundaan untuk melakukan pembahasan ulang terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP.

2. Mendesak Pemerintah dan DPR untuk merevisi UU KPK yang baru saja disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

3. Menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elit-elit yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia.

4. Menolak pasal-pasal bermasalah dalam RUU Ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada pekerja.

Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap semangat reforma agraria.

6. Mendesak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

7. Mendorong proses demokratisasi di Indonesia dan menghentikan penangkapan aktivis di berbagai sektor.

Agar pesan tersampaikan, berbagai kreatifitaspun dilakukan. Mulai dari menuliskan sindiran-sindiran yang ditujukan kepada pemerintah dan DPR. Namun lucunya, sampai ada yang memanfaatkan situasi keramaian ini dengan mempromosikan jasa bantu pembuatan skripsi di tengah massa.

TIM LIPUTAN

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments