Astuti, dari namanya saja selintas langsung terpikir nama seorang wanita Indonesia. Tapi tidak untuk di Mina, Arab Saudi. Di sini nama ini dijadikan sebutan untuk sepeda motor yang memiliki tugas mulia ketika prosesi Mina.

Nama Astuti diambil dari singkatan merk sepeda motor tersebut, yakni Astrea Tujuh Tiga (73). Motor legendaris keluaran Honda ini merupakan Super Cub 90, yang diproduksi massal sejak tahun 1963. Dan 73 adalah tahun motor tersebut dibuat.

Jika membutuhkan jasa ini, jemaah haji dapat mencarinya di ujung flyover, dekat kawasan maktab Indonesia. Tepatnya, di dekat terowongan Moashem, depan Maktab 55. Anggota tim transportasi Daker Madinah bersiaga di lokasi selama prosesi Mina.

Mereka bertugas bergantian mengantarkan jemaah haji yang sakit atau  kelelahan selama 24 jam, sehari tanpa henti. Keberadaan Astuti sangat dibutuhkan oleh jemaah haji. Itu terlihat dari banyaknya jemaah yang datang ke ujung flyover untuk minta diantarkan ke tujuannya. 

Biasanya jemaah haji tersasar 1 hingga 3 km usai melontar jumrah dari tendanya menginap. Salah satu yang sudah menggunakan bantuan Astuti ini yaitu Muhammad Soban dan istrinya.

Soban dan istrinya dari Embarkasi Surabaya harus diantar ke Maktab 28 karena kelelahan. Serta kebingungan mencari lokasi pemondokannya.

“Alhamdulillah sudah sampai, berkat teman-teman semua. Dibantu oleh teman-teman Indonesia. Tim bergerak cepat,” ungkap Soban, Mina, Arab Saudi.

Indonesia memiliki 10 unit Astuti di Arab Saudi, yang difungsikan selama prosesi di Mina, dari 10 hingga 13 Zulhijah. Meski, tak langsung semuanya digunakan dalam sehari, biasanya hanya 3-4 unit saja, sisanya disimpan sebagai cadangan.

REYSKA RAMDHANY

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments