Situs budaya maupun wisata yang tersebar seantero Indonesia Raya enggak hanya menawarkan keindahan, tetapi sering kali juga cerita dan mitos di baliknya. Enggak terkecuali Goa Hawang atau Hawang Cave yang berada di Kepulauan Kei, Maluku. Selain pantai dan pulaunya yang menawan, tempat ini juga menyimpan sejumlah mitos yang kerap menjadi magnet bagi para pelancong.

Meski lokasinya terpencil, siapapun yang mengunjungi Goa Hawang ini dijamin akan tersihir oleh kecantikan alamnya. Setibanya di Goa Hawang, pemandangan air yang jernih nan biru segar lah yang akan menyambutmu.

Sebelum menceburkan diri ke dalam kolam segar tersebut, ada baiknya kamu menyimak dulu beberapa cerita unik di balik tempat ini. Konon, pada masa itu ada seorang laki-laki pemburu dengan kedua anjingya yang terkutuk menjadi batu lantaran bersumpah serapah di dalam gua ini.

Batu seperti tonggak di dalam gua dipercaya sebagai Taran Yaf, nama lelaki yang dikisahkan tersebut. Dan batu yang mencuat dari dasar merupakan kedua anjingnya.

Awalnya, Goa Hawang sempat dianggap angker oleh warga setempat. Namun, seiring berjalannya waktu dan kepercayaan yang terbentuk, goa ini kini justru dianggap sebagai tempat suci yang dipakai untuk bertapa atau bersemedi.

Bahkan, para ibu meyakini bahwa perempuan yang mendambakan buah hati harus masuk ke dalam goa agar bisa memiliki anak. Enggak hanya itu, saking jernihnya air di gua ini, ada kalanya muncul seperti kristal bercahaya yang diyakini hanya akan dilihat bagi yang berjodoh dengan alam.

Air dengan kristal bercahaya ini juga dipercaya dapat membuat siapapun yang dibasuhnya menjadi awet muda. Enggak heran banyak orang mendatangi gua ini dengan berbagai tujuan dan keyakinan.

Namun, ada juga yang datang ke Goa Hawang untuk benar-benar merasakan sensasi alamnya, yaitu berenang dan diving. Saat laut pasang, air di goa ini bisa naik hingga ketinggian 3 meter. Oleh karena itu, bagi yang enggak bisa berenang disarankan untuk berhati-hati dan berdiam di pinggir kolam.

Untuk mencapai gua yang indah ini, kamu cukup membayar tarif masuk mobil sebesar Rp25 ribu. Bagi warga luar kota, kamu bisa melanjutkan perjalanan dari Bandara Pattimura, Ambon menuju Bandara Karel Satsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara. Setelah mendarat, perjalanan menuju Goa Hawang pun akan ditempuh sejauh 15 kilometer. Selamat menjelajah! 

 

BERBAGAI SUMBER

2

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments