Seorang koki bernama Sila Sutharat di Thailand, memilih menggunakan cara enggak biasa untuk memasak ayamnya. Ia memasak ayam panggang dengan memanfaatkan panas dari sinar matahari.

Ya, koki berusia 60 tahun ini mendesain dan membuat sendiri sebuah tembok yang terbuat dari 1000 cermin yang dapat dipindahkan. Cermin ini kemudian akan memantulkan cahaya matahari ke arah susunan ayam yang sudah dibumbui untuk dibakar.

Banyak orang meragukan Sila, bahwa dengan menggunakan metode ini ayam bakar mustahil bisa matang. Namun ternyata dugaan orang salah, ia membuktikan bahwa cara memasaknya ini sukses menghasilkan ayam bakar yang menggiurkan.

Well, cara memasak yang unik ini dapat dilakukan, karena pemantul sinar matahari memberikan panas yang intensif, hampir mendekati panas oven. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 12 menit untuk memanggang ayam sampai matang.

 

Setiap hari Sila dan istrinya bisa memasak sekitar 40 ekor ayam. Ia mengaku, ayam yang dimasak dengan tenaga matahari terasa lebih empuk dan matangnya pun merata. Selain itu, enggak ada bau arang atau bau gosong pada ayam bakar buatannya.

Ide ini muncul pada tahun 1997 saat ia merasa tersengat panas matahari dari bus yang melewatinya. Dia yakin  panas yang dipantulkan kaca jendela bus tersebut bisa dijadikan sumber energi. Ditambah lagi, iklim Thailand yang tropis membuat sinar matahari begitu mudah didapatkan.

Ia pun bisa menghemat pengeluaran dari membeli minyak dan gas, sekaligus mengurangi polusi udara. Selama ini, Sila hanya menjual ayam panggang tenaga mataharinya kepada warga lokal sekitar. Video memasaknya pun kemudian viral di media online dan orang-orang dari perkotaan mulai berdatangan ke tempatnya di Provinsi Phetchaburi.

 

 

 

THE SUN DAILY | FIRST POST

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments