Di Indonesia, beragam kampanye telah dilakukan untuk menekan volume sampah, salah satunya melalui proses daur ulang sampah yang dipamerkan dalam gelaran Sawala Ecovillage di halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat ini. Tugas mengurangi volume sampah ini semata-mata bukan hanya tugas pemerintah, kini para pelaku industri pun juga dapat turun memanfaatkan daur ulang pada limbah pabriknya dengan pengelolaan yang melibatkan masyarakat sekitar. Intinya, gelaran Sawala Ecovillage ini merupakan bagian dari kampanye mengajak warga Jawa Barat pada khususnya untuk memanfaatkan sampah menjadi barang bermanfaa lewat aksi daur ulang.

Pertunjukan perkusi dari bahan daur ulang oleh pelajar SMA Negei 5 Bandung. (NET/Iqwan Sabba)

Salah satu contohnya adalah pagelaran musik pelajar yang mengunakan barang bekas sebagai alat musiknya. Atau kostum daur ulang yang digunakan ibu-ibu yang terbuat dari koran, plastik kresek hingga botol bekas dalam gelaran Sawala Ecovillage. Sekurangnya 27 kabupaten kota di Jawa Barat mengikuti gelaran ini dengan beragam kerajinan daur ulangnya seperti rumah botol, karpet dari bungkus kopi kemasan, hingga bunga dari kresek bekas.

Jo Kumala Dewi, Direktur Kemitraan Lingkungan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. (NET/Iqwan Sabba)

"Green lifestyle kalau boleh kita bilang, perilaku yang ramah lingkungan, tidak malu untuk menggunakan produk-produk daur ulang," ujar Jo Kumala Dewi, Direktur Kemitraan Lingkungan di Bandung, Rabu, 28 November 2018.

Jo menambahkan bahwa yang perlu diperhatikan pada produk-produk daur ulang ini adalah diolah sedemikian rupa jangan sampai menimbulkan dampak dan dapat digunakan sehari-hari.

Qouirul, pegiat sampah daur ulang asal Purwakarta, Jawa Barat yang memamerkan produk daur ulang dari palet kayu di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/11). (NET/Iqwan Sabba)

Seperti yang dilakukan oleh Qoirul, seorang pegiat sampah daur ulang asal Purwakarta, Jawa Barat ini dimana produk-produk daur ulang kini mejadi salah satu sumber penghasilan tambahan. Karyanya mulai dari lampu pijar, hiasan dinding hingga miniatur kendaraan seluruhnya terbuat dari limbah kayu. Qoirul merupakan salah satu contoh keberhasilan generasi muda dalam memanfaatkan limbah pelaku industri untuk di daur ulang menjadi sesuatu yang memiliki nilai sejalan dengan tren youth green lifestyle yang sedang gencar-gencar digalakkan oleh pemerintah.

IQWAN SABBA

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments