Upaya sekuat tenaga dikerahkan oleh tim gabungan yang melibatkan berbagai kesatuan dan instansi untuk mencari badan pesawat Lion Air JT-610. Salah satu kesatuan yang bergerak di perairan Tanjung Pakis, Karawang adalah Batalyon Intai Amfibi (Taifib) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). 

Menurut Komandan Batalyon (Danyon) Taifib Mayor Marinir Mahfud upaya pencarian semakin intensif dan fokus di hari ketiga pascajatuhnya pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang ini. Mahfud mengatakan pencarian lebih terfokus karena kemarin Tim Gabungan telah mendeteksi keberadaan logam besar di suatu titik yang diperkirakan merupakan badan pesawat. 

Rabu pagi, Tim Taifib kembali bergerak menuju lokasi yang diduga sebagai tempat beradanya badan pesawat. Dalam pergerakan hari ini, Taifib terjun bersama tim Detasemen Jalamangkara (Denjaka). Tim gabungan menurunkan 5 Sea Rider beranggotakan 48 personel marinir. 

Dua jurnalis NET, Albert Sumilat dan Satria Purnatama, yang juga penyelam berlisensi, ikut dalam tim gabungan. Keduanya memegang lisensi menyelam dari The National Association of Underwater Instructors (NAUI). Albert dan Satria akan ikut menyelam di perairan Tanjung Pakis, Karawang, bersama Taifib dan Denjaka. 

Tim berangkat dari Muara BKT, Marunda, Jakarta. Perjalanan ke lokasi menggunakan Sea Rider menempuh jarak 40 kilometer. Tim diperkirakan akan sampai dalam waktu 45 menit. Foto-foto persiapan hingga keberangkatan tim NET bersama Taifib-Denjaka kami bingkai dalam galeri di atas.

NET | ALBERT SUMILAT

3

shares
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments