Sarno, seorang petani di Ngawi, menemukan ratusan keping fosil saat menggali lahan milik Perhutani di Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Ngawi, Jawa Timur. Fosil ini diduga tulang belulang gajah purba berumur ribuan tahun.  

“Membuat lubang terus ada ini, tulang ini saya angkat, awalnya saya kira kayu, ternyata tulang,” kata Sarno.
 
Didampingi para arkeolog dan petugas Perhutani, para petani kemudian menggali ulang sejumlah lokasi yang bersebelahan dengan lokasi temuan awal. Tulang belulang lain pun ditemukan, salah satunya yang paling menonjol adalah fosil yang diduga tulang kaki gajah purba. Panjangnya sekitar 1,5 meter dan berdiameter 20 centimeter. 
 
Sementara itu, tim Balai Pelestari Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran masih akan meneliti lokasi dan temuan berharga ini. Tim arkeolog menduga tulang ini dari jenis hewan purba berumur ribuan tahun.

 “Tim arkeologi mengidentifikasi temuan fosil apa saja yg ada disini, dan lapisan tanah disini. Untuk fosilnya baru nanti kita identifikasi di Perhutani,” staf BPSMP Sangiran, Albertus Niko Suko
 
Sementara itu, Perhutani telah mengamankan 297 fosil berbagai ukuran. Temuan ini selanjutnya akan disimpan di kantor Perhutani di Madiun, Jawa Timur.
 
 “Jadi begitu fosil ditemukan, ada beberapa langkah yang kita lakukan. Pertama menutup lokasi itu, semua kegiatan di lokasi ditutup. Kedua, kita buat laporan ke atasan, bagaimanapun ini aset negara yang sangat berharga,” ujar Kepala ADM Perhutani KPH Saradan, Johan Surjoputro.
 
Selain menemukan fosil gajah purba, warga juga menemukan fosil tanduk banteng purba dengan panjang 43 centimeter dan diameter 27 centimeter. Lokasi sekarang ditutup untuk umum. Kami merangkum temuan spektakuler ini dalam bingkai foto di atas.
 
HENDRAS RAKA SETIAWAN 

 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments