Memasuki minggu ke-18 pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar, pembangunan telah mencapai lebih dari 31 persen. Ada dua sisi bangunan yang dikerjakan, yaitu di sisi timur dan sisi barat.

Dalam rilis MER-C Indonesia yang diterima NET.Z, Rabu, 4 April 2018, dijelaskan di sisi timur telah dikerjakan kolom baja untuk bangunan lantai dan dilanjutkan dengan pemasangan atap. Sementara untuk bangunan lantai 2, telah dilakukan pengecoran kolom dan pemasangan dinding bata. 

Kemudian untuk sisi sebelah barat sedang dilakukan pengecoran tie beam.

Pembangunan di wilayah konflik seperti Rakhine State, Myanmar kerap menghadapi berbagai kendala seperti situasi keamanan, perizinan, material dan jumlah pekerja lokal. Kendala ini membuat perkembangan pembangunan kadang terlambat dari jadwal yang telah ditetapkan. 

TIM LIPUTAN

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments