Tim gabungan dari Satgassus Polri, Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Bea Cukai menangkap kapal berbendera Singapura yang menyelundupkan 1,6 ton paket sabu di Batam, Kepulauan Riau, Selasa dinihari.

Ketua Tim Gabungan Komisaris Besar Suwondo Nainggolan mengatakan lokasi penangkapan itu dilakukan di perairan Anambas, Kepualauan Riau. Jumlah barang bukti yang diamankan 81 karung berisi metamfetamin.

BACA JUGA:

"Masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 kilogram," ujar Suwondo melalui keterangan tertulisnya. "Hingga saat ini tim masih terus melakukan penghitungan."

Empat orang awak kapal berbendera Singapura itu ditangkap. Mereka ternyata warga negara Cina. Identitas empat orang itu adalah Tan Mai (69 tahun), Tan Yi (33 tahun), Tan Hui (43 tahun), dan Liu Yin Hua.

Terungkapnya penyelundupan 1,6 ton barang haram itu merupakan rekor terbesar dalam sejarah aparat membekuk pemasok sabu. Awal Februari kemarin, Badan Narkotika Nasional juga mengungkap penyelundupan 1,37 ton sabu.

Sama seperti saat ini, kapal Sunrise Glory berbendera Singapura pada waktu itu berupaya menyelundupkan sabu di Perairan Selat Philip, perbatasan antara Batam dan Singapura.

Berikut foto yang didapat tim NET saat tim gabungan menciduk pemasok obat terlarang ke Indonesia di Kepulauan Riau.

PETRUS TURNIP

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments