Penumpang maskapai United ketakutan bukan main. Penutup mesin pesawat yang mereka naiki terpental di tengah penerbangan. 

Kejadian berlangsung setelah pesawat bertolak dari San Francisco menuju Honolulu, Hawaii, Selasa, (13/2).

Dari foto dan video yang beredar di internet, penutup mesin pendorong pesawat Boeing 777-222 itu terlihat mengelupas secara perlahan, menelanjangi mesin turbo di dalamnya sehingga tampak dari luar.

"Ini adalah penerbangan paling menakutkan dalam hidupku," tulis seorang penumpang bernama Maria Falaschi di akun Twitternya. 

Pilot yang mengetahui kejadian ini langsung mengirim signal tanda bahaya ke otoritas Bandara Hawaii. Beruntung, pesawat bernomor penerbangan UA1175 itu bisa mendarat dengan normal pada pukul 12.38 malam waktu setempat. 

"Maskapai United dengan nomor penerbangan UA1175 dari San Francisco menuju Honolulu mendarat selamat. Pilot melakukan pendaratan darurat setelah salah satu penutup mesin mengalami kerusakan. Pilot mengikuti semua prosedur yang diperlukan untuk mengamankan pesawat. Begitu mendarat, pesawat langsung menuju ke pintu kedatangan dan seluruh penumpang turun dengan normal," tulis maskapai United dalam sebuah keterangan pers.

Pihak maskapai belum mengumumkan penyebab runtuhnya penutup mesin. Mereka hanya mengonfirmasi jika pesawat tersebut bernomor ekor N773UA.

Dilansir Business Insider, Rabu (14/02) pesawat Boeing 777-222 nahas itu dikirim ke maskapai United pada tahun 1994. Itu adalah pesawat berseri 777 ke empat yang diproduksi oleh Boeing. 

Dikutip dari Airfleets.net, pesawat itu menggunakan mesin PW4000 turbofans produksi  Pratt & Whitney. Hingga berita ini diturunkan, perusahaan asal Connecticut itu belum bersedia memberikan keterangannya.

Insiden kerusakan mesin bukanlah kali pertama dialami sebuah maskapai. Oktober 2017 lalu, pesawat Airbus A380 milik maskapai Air France mengalami gagal mesin saat berada di udara. 

Satu dari empat mesin mati saat sedang menempuh perjalanan dari Paris menuju Los Angeles. Pesawat dan seluruh penumpang berhasil selamat usai pesawat mendarat darurat di Bandara Goose Bay, Kanada.

Di tahun 2010 bencana serupa menimpa pesawat A380 milik maskapai Qantas. Potongan besar dari salah satu penutup mesin meledak empat menit setelah tinggal landas. Pilot langsung mematikan mesin dan berupaya untuk mendarat secepatnya. 

Setelah diperiksa, pecahnya penutup mesin disebabkan oleh kesalahan pengoprasian pipa minyak.

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments