Perusahaan asal Jepang, Shionogi & Co., menemukan racikan obat yang bisa menyembuhkan penyakit flu dalam waktu 24 jam. Temuan ini dianggap fenomenal: dibanding obat flu sejenisnya, racikan ini bekerja tiga kali lebih cepat dalam menyingkirkan virus influenza yang bersemayam di dalam tubuh.

Peneliti melakukan uji coba terakhir pada racikan ini di Amerika Serikat dan Jepang. Mereka menggunakan Tamiflu--obat flu yang juga diproduksi Shionogi & Co.--sebagai pembandingnya. 

Racikan ini hanya membutuhkan satu dosis obat selama satu hari untuk membunuh virus influenza, sedangkan Tamiflu membutuhkan dua dosis per hari untuk membunuh virus influenza. Jika racikan hanya memerlukan waktu 1 hari, penggunaan Tamiflu bisa memakan waktu selama 5 hari.

Sejatinya, kedua obat membutuhkan waktu yang hampir sama untuk meringkus gejala flu. Namun, menurut peneliti, obat racikan memiliki waktu yang lebih cepat dalam menyembuhkan pasien.

Isao Teshirogi, CEO Shionogai menjelaskan cara kerja racikan temuannya; obat ini mencegah virus influenza membajak sel-sel tubuh yang lain. Dengan demikian virus tersebut tidak bisa menyebar dengan cepat. 

Shionogi mengatakan, kecepatan membunuh virus sangat penting karena bisa memutus rantai penularan penyakit. Berita ini pun sampai ke telinga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

Mereka menyambut baik temuan Shinogi dan mengatakan racikan ini dapat mengubah cara bekerja dokter dan suster yang menghadapi pasien flu. 

Menurut laporan Wall Street Journal, otoritas obat-obatan Jepang sudah menyetujui obat tersebut bisa digunakan di negaranya pada awal Maret mendatang. Shionogi berencana akan mengajukan permohonan agar obat buatannya ini bisa dijual di AS.

WALL STREET JOURNAL | DAILY MAIL

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments