Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengeruk ribuan ton sampah yang mengendap dari Sungai Ciliwung di beberapa jembatan di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.  Sampah itu merupakan limbah bawaan dari hulu pascameluapnya Ciliwung.

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan kebanyakan jenis sampah yang mengendap itu adalah hasil pengikisan bantaran kali. "Ada batang pohon dan bambu," ujar Isnawa, di Jakarta, Rabu, 7 Februari 2018.

BACA JUGA:

Isnawa mengatakan sejak Selasa kemarin, pihaknya telah mengeruk sebanyak 1.596 ton sampah. Pengerukan limbah itu juga menggunakan 188 truk sampah.

Menurut Isnawa, pengerukan terus dilakukan sampai sungai sepanjang 97 kilometer itu bebas dari sampah. "Pada saat kami bersihkan sampah namun di hulu hujan deras akan ada kiriman sampah lagi."

Isnawa juga memerintahkan anak buahnya mengeruk tumpukan sampah yang ada di Pintu Air Manggarai. Tak hanya Isnawa yang direpotkan oleh sampah sisa banjir. Sejumlah warga yang bermukim di Kampung Pulo juga kewalahan akibat sampah.

Berikut potret masalah tumpukan sampah pascabanjir yang melanda ibu kota dalam dua hari terakhir.

NOVA YULHENDRI  | MARIA VERONIKA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments