Desa Oymyakon di Rusia merupakan permukiman paling dingin di dunia. Saat akhir tahun, suhu salah satu desa di Provinsi Siberia itu bisa menembus angka minus 62 derajat Celcius. 

Di wilayah yang dahulunya tak berpenghuni itu akan sangat mudah menemukan orang berlalu lalang dengan bulu mata dan alis membeku karena kedinginan.

Baca Juga: 

Saking dinginnya udara membuat seluruh benda mengeras. Hal ini tentu berdampak langsung dengan kehidupan sehari-hari di desa berpenduduk 500 jiwa itu.

Beberapa masalah yang kerap dihadapi orang Oymyakon antara lain: pulpen yang tidak berfungsi akibat tinta yang membeku, wajah yang mengeras, dan baterai yang mudah kehabisan daya.

Di wilayah yang dahulunya tak berpenghuni itu akan sangat mudah menemukan orang berlalu lalang dengan bulu mata dan alis membeku karena kedinginan. (SIBERIAN TIMES)

Kebiasaan unik lainnya yang kerap dilakukan orang Oymyakon adalah menghidupkan mesin mobil setiap hari meski tidak digunakan. Hal ini dilakukan agar oli tetap encer dan bisa melumasi seluruh bagian mesin. Mesin tak dihidupkan satu hari saja bisa menyebabkan oli membeku dan kemampatan pada mesin.

Dari seluruh aktivitas, agaknya mengubur jenazah lah yang paling memeras otak dan keringat. Hal pertama yang dilakukan penggali kubur di sini adalah mengencerkan permukaan tanah dengan api unggun. 

Selanjutnya mereka akan membakar tanah yang hendak digali dengan batu bara yang tengah memanas. Pencangkulan dilakukan bersamaan dengan pembakaran menggunakan batu bara. Dari pengenceran hingga jenazah benar-benar bisa dikubur bisa memakan waktu selama berhari-hari. 

DAILY MAIL | SIBERIAN TIMES

1

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments