Pedagang online di Cina menempuh perjalanan 860 kilometer hanya untuk memberi pelajaran kepada pembeli yang memberikan penilaian buruk kepada dagangannya. 

Pembeli adalah seorang perempuan dengan nama samaran Xiao Li. Dilansir Beijing Times, ia memberi penilaian buruk lantaran kesal baju yang dipesannya di situs Taobao sejak tanggal 23 Desember 2017 tak kunjung datang.

Sejak penilaian diterima, si penjual bernama Zhang yang kesal mulai meneror Xiao Li melalui telepon dan pesan singkat. Zhang bahkan sempat mengancam akan membunuh Xiao Li karena ulahnya memberi penilaian buruk.  

Meski berkali-kali diancam, Xiao Li bergeming dan memilih untuk tidak melaporkan perbuatan tak menyenangkan yang dialaminya ke polisi. 

Waktu berlalu begitu saja hingga Xiao Li menerima panggilan telepon yang mengatakan barang pesanannya telah tiba. Orang dibalik telepon menginstruksikannya mengambil barang tersebut di sebuah stasiun pada waktu tertentu yang telah ditentukan.

CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan perlakuan kasar Zhang ke Xiao Li. (SHANGHAIIST)

Arahan itu diyakan oleh Xiao Li. Namun, bukannya mendapatkan barang pesannya, ia malah bertemu Zhang yang ternyata telah datang lebih dahulu untuk menghajarnya.

CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan perlakuan kasar Zhang ke Xiao Li. Ia memukulnya bertubi-tubi hingga Xiao Li terperosok ke badan jalan. Tak puas dengan itu, ia kembali menamparnya, menendang kaki Xiao Li hingga jatuh tak berdaya ke sebuah trotoar. 

Xiao langsung dibawa ke rumah sakit dengan luka disekujur tubuhnya. Dokter di rumah sakit mendiagnosanya mengalami gegar di kepala. 

Meski terkulai tak berdaya, Zhang terus meneror Xiao Li. Melalui pesan singkat ia mengatakan: "Saya berjalan jauh dari Suzhou ke Beijing hanya untuk menghajarmu."

Hingga saat ini polisi setempat sedang menginvestigasi kasus ini. Kejadian semacam ini, ternyata, bukanlah pertama kalinya di China. September lalu, seorang suami di Changsha hampir disikat sampai mati oleh gerombolan preman. Ternyata alasannya sepele, istrinya ketahuan menulis review online jelek tentang sebuah restoran.

BEIJING TIMES | SHANGHAIIST

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments