Komisi Pemberantasan Korupsi menahan empat tersangka kasus dugaan suap terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi. Mereka adalah Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, Asisten Daerah III Provinsi Jambi Saipudin, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Arfan, dan satu tersangka penerima suap, Supriono, anggota DPRD Jambi.

Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan menyerahkan proses hukum kepada KPK atas penangkapan anak buahnya. Zumi mengaku siap diminta keterangan oleh KPK.

"Kalau dipanggi KPK saya akan datang. Kami harus hormati proses hukum yang berlaku,” kata Zumi di Jambi, Kamis, 30 November 2017.

Gubernur Zumi Zola di Jambi, Kamis, 30 November 2017. (NET/Bima Pratama)

Dalam konferensi pers, Rabu, 29 November 2017 kemarin, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan akan menelusuri keterlibatan Zumi Zola dalam kasus suap R-APBD Jambi tahun 2018 itu. Menurut Basaria, KPK tengah mengembangkan apakah ada perintah atau tidak dari gubernur dalam hal ini.

Sebelumnya KPK melakukan operasi tangkap di Jambi, Selasa kemarin. KPK menduga pejabat Pemprov Jambi menyuap anggota DPRD Jambi. Suap diberikan agar anggota DPRD bersedia menghadiri rapat pembahasan R-APBD Jambi.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantor KPK. (ANTARA/Reno Esnir)

KPK menyita uang Rp 4,7 miliar. Dugaan KPK, uang Rp 1,3 miliar telah diberikan kepada anggota DPRD lainnya.

BIMA PRATAMA 

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments