Di era millennials seperti saat ini, kalau berburu kuliner bukan lagi soal rasa, tapi juga tampilan yang menarik dan enggak biasa. Nah, di Bali ada resto yang menyajikan makanan jaman now tersebut. Nama tempatnya Code Gravity, menyajikan menu unik yaitu Obat Nyamuk alias Mosquito Coil.

Obat nyamuk ini sebenarnya adalah salah satu menu pembuka yang menjadi andalan di resto berkonsep minimalis ini. Menu ini terinspirasi dari keadaan Bali lima belas tahun lalu. Jadi, pada masa itu banyak sekali rumah makan yang menggunakan obat nyamuk untuk mengusir serangga penghisap darah tersebut.

Namun bedanya, kalau jaman dulu obat nyamuk diletakkan di bawah meja, sekarang justru obat nyamuk naik tahta. Berada di atas meja, bahkan bisa disantap dan lezat. Bahan utamanya adalah tepung beras, lalu menggunakan tinta cumi sebagai pewarnanya, dan campuran base genep atau bumbu tradisional Bali. Serta, ditambahkan saos agar terlihat seperti api yang sedang menyala.

“Garansi kami dengan kebanggaan yang ada, cerita teaser si obat nyamuk sampe selesai kami menjanjikan adventure atau pengalaman rasa yang memang berangkat dari rasa yg super lite, sampai ketemu rasa yg memang final. Keunikan ini yg memang kami atur sebagaimana taste dan tekstur ingredient tersebut” ungkap Bondan Yuliarso, juru masak Resto Code Gravity.

Selain itu, ada pula menu enggak biasa lainnya yang wajib dicoba, yakni Yellow Duck Salad. Sajian ini mengadopsi dari cerita masyarakat Bali yang biasa menyajikan kaya akan bumbu di setiap upacara adat. Seperti namanya, bahan utama menu ini adalah bebek. Namun, untuk menyeimbangkan daging bebek yang kaya akan protein, dibuatlah saus. Ya, sausnya juga enggak kalah menarik, berwarna ungu menggunakan buah manggis sebagai bahan dasarnya.

“Di sini makanannya unik banget, dan semuanya punya story. Mereka menaruh cerita itu di sepanjang dinding. Saya suka banget semua menunya karena enak,” ungkap Mahacakri Sirindon, pengunjung resto.

Masih banyak menu lainnya yang enggak kalah lezat, seperti Yuzu Orange Scallop, Cod Fish Number Seven, Watermelon Sashimi, dan Chocolate Shell Coconut Mousse. Meski nama-namanya menggunakan bahasa asing, namun setiap sajiannya sarat akan cerita yang berkaitan dengan kehidupan tradisional di Pulau Bali.

Resto yang baru dibuka bulan September 2017 ini menawarkan sajian kuliner dengan harga yang bervariasi. Mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah. So, kalau kamu tertarik untuk menyantap makanan sambil mendengar cerita, langsung saja datang ke resto yang berada di Jalan Kartika, Kuta, Bali.

 

VERRA ZENVIA

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments