Enam bulan yang lalu, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diserang orang tak dikenal. Wajahnya disiram air keras usai melaksanakan salat subuh di masjid dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun hingga kini, pelaku penyiraman itu belum juga terungkap. Pengungkapan kasusnya jalan di tempat. Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK mendesak Komisi dan Polri untuk mengusut kasus itu.

BACA JUGA:
Novel Baswedan Dilaporkan Aris Budiman
Istri Novel Tunjukkan Surat Permintaan Bertemu Presiden

"Kami kecewa terhadap aparatur hukum yang seharusnya bisa menuntaskan kasus ini," kata Ketua PP Muhammadiyah Pusat Dahnil Anzar Simanjuntak, Rabu, 11 Oktober 2017. "Ini kan sudah 182 hari penyerangan teroris terhadap Novel."

Koalisi yang terdiri dari berbagai organisasi Rabu kemarin mendatangi KPK. Tuntutan Koalisi, kata Dahnil, adalah meminta Presiden Joko Widodo membentuk tim gabungan pencari fakta dan mendesak pimpinan Komisi serius mengusut kasus itu.

IRNANDO YOSEPH

0

share
X

Report Comment

You must login to report comment

<% totalComment() %>
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments
No Comment Yet
<% comment.user.name %>
  • reply
  • <% child.user.name %>
    View More Comments
View More Comments